Kamis, 12 Desember 2019

Sejumlah Komunitas Usaha Gagas West Java Green 2019

- 13 Oktober 2019, 14:45 WIB
SEJUMLAH komunitas pelaku usaha yang peduli dengan lingkungan hidup di Jawa Barat (Jabar) berkolaborasi menggelar West Java Green 2019.*/AI RIKA RACHMAWATI/PR

BANDUNG, (PR).- Sejumlah komunitas pelaku usaha yang peduli dengan lingkungan hidup di Jawa Barat (Jabar) berkolaborasi menggelar West Java Green 2019. Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi Bandung Green Festival 2018. 

Direktur eksekutif Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Bandung, Cecep Kodir Jaelani, mengatakan, kegiatan ini digagas untuk membentuk ekosistem bisnis hijau. West Java Green 2019 terdiri dari dua kegiatan utama, yaitu West Java Green Incubation dan West Java Green Festival. 
 
"West Java Green 2019 muncul sebagai inisiatif untuk memperkenalkan dan mengajak para pelaku startup, UMKM, dan pengusaha guna menerapkan nilai-nilai bisnis green yaitu berkelanjutan, koherensi sosial, dan ramah lingkungan," ujarnya, pada Kickoff West Java Green 2019 di Hotel Citarum, Jln. Citarum, Bandung, Sabtu 12 Oktober 2019.

Ia mengatakan, tahun ini kampanye bisnis hijau tersebut juga diperluas dengan membentuk payung bersama. Komunitas usaha yang terlibat dalam kampanye bisnis hijau tersebut diantaranya adalah  PUPUK/ACMFN, Komunitas1000Kebun, Komunitas Hayu Hejo Kota Baru Parahyangan, AIKMA, Komunitas Organik Indonesia (Chapter Bandung), HIPMI Jawa Barat,  KADIN Jawa Barat, PUM Nederland, dan The Local Enabler UNPAD. 

Bukan hanya sebatas menggelar kampanye bisnis hijau, menurut dia, kegiatan tersebut juga akan menjembatani pelaku bisnis hijau dengan investor. Awalnya mereka akan diikutsertakan dalam West Java Geen Incubation.

Melalui kegiatan inkubasi tersebut, para pengusaha hijau akan dilatih agar bisa mengembangkan usaha hijaunya dengan baik. Inkubasi akan berjalan selama dua bulan. 

"Pelaku usaha yang terpilih nantinya akan menjadi duta atau ambassador green business," kata pria yang akrab dipanggil Ceko tersebut.

Sementara, West Java Green Festival, menurut dia, adalah puncak acara yang akan diisi dengan pitching dari pengusaha yang sudah selesai melakukan inkubasi. Pada festival tersebut juga akan dilakukan gelar produk dan community gathering. 

"Kolaborasi West Java Green ini lebih bersifat inklusif dan merangkul lebih banyak pihak lagi untuk berkontribusi dalam pengembangan wirausaha dan ekosistem hijau di Indonesia," ucapnya.

Ia mengaku berharap, melalui kegiayan tersebut akan tercipta ekosistem praktik bisnis hijau yang bukan hanya memiliki produk yang profitable. Akan tetapi, juga juga mampu untuk menyelesaikan isu sosial dan lingkungan.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X