Jumat, 28 Februari 2020

Media Sosial jadi Nomor Satu Sumber Penyebaran Hoaks, Kerugiannya Capai Ratusan Juta Rupiah

- 8 Oktober 2019, 16:33 WIB
ILUSTRASI hoaks.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

BANDUNG, (PR).- Nilai kerugian ekonomi yang ditimbulkan dari penyebaran hoaks sangat besar, bahkan bisa dikategorikan tidak terhingga. Di sejumlah negara, sebuah hoaks bisa menimbulkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Demikian diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Ali Akbar, di Bandung, Selasa, 8 Oktober 2019. Akan tetapi, menurut dia, kerugian terbesar berupa nonmateriel, rusaknya persatuan, dan persaudaraan.

"Hoaks sangat berbahaya, baik secara ekonomi maupun non-ekonomi. Bisa kita lihat dari kasus kerusuhan di Wamena," tuturnya.

Ia mengatakan, jika terjadi pada dunia usaha, sebuah hoaks bisa membuat potensi menghilangkan peluang usaha dan keuntungan. Hoaks bisa membuat klien dan calon klien menjauh.

"Hoaks juga bisa membuat konsumen lari dan pada gilirannya akan menekan angka penjualan dan omzet usaha," ujarnya.

Menghilangkan kepercayaan pasar

Dampak yang paling besar, menurut dia, akan terjadi pada perusahaan yang melantai di bursa. Hoaks berpotensi menghilangkan kepercayaan pasar dan pada gilirannya akan menekan harga saham.

"Bagi dunia usaha, kepercayaan itu sangat penting dan dampaknya akan sangat luas, khususnya untuk pemasaran," ujarnya.

Ia mencontohkan, sejumlah kasus hoaks yang sempat terjadi di sejumlah negara. Di Inggris, sebuah hoaks via telepon pada 2017 merugikan pihak rumah sakit sebesar 2.465 Poundsterling atau Rp 45 juta menurut kurs saat ini (1 Poundsterling = Rp. 18.087). 

"Itu merupakan ongkos yang dikeluarkan untuk pengiriman ambulans pada kasus hoaks tersebut," ujarnya.

Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X