Jumat, 6 Desember 2019

Belanja Kelontong Daring dan Jasa Titip jadi Bisnis Digital Paling Kekinian

- 6 Oktober 2019, 17:24 WIB
ILUSTRASI belanja online.*/THESTAR

BANDUNG, (PR).-

Belanja kelontong secara daring (groceries online) dan jasa titip (jastip) menjadi bisnis digital yang sedang kekinian (hype) saat ini. Dalam satu tahun terakhir, groceries online naik hingga tiga kali lipat. Jastip juga melonjak signifikan. 

Demikian diungkapkan Chief Digital E-commerce Fintech (DEF) Sharing Vision, Nur Islami Javad (Jeff), pada ABCDEFGH Tren Dalam memghadapi Revolusi Industri 4.0 di The Nanny's Pavillon, Jln. L.L.R.E. Martadinata, Bandung, Sabtu, 5 Oktober 2019. Ia memprediksi, ke depan tren groceries online dan jastip akan semakin meningkat.

"Semakin ngebut karena keduanya memberikan solusi dalam menyelesaikan masalah ibu-ibu. Bahkan, ada layanan groceries online yang profitnya mencapai Rp 1,1 miliar per bulan," ujar Jeff.

Keunggulan yang membuat groceries online terus menanjak, menurut dia, karena menjadi solusi belanja kebutuhan dapur, mulai dari buah, sayur, daging, hingga ikan. Tanpa harus mendatangi pasar atau supermarket, ibu-ibu bisa mendapatkan kebutuhan dapur tersebut langsung di depan rumah.

"Bahkan ada groceries yang sudah menyediakan produk siap masak per paket sesuai resep. Proses pencucian hingga pemotongan bahan baku sudah dilakukan penyedia jasa groceries online," ujarnya.

Keberadaan layanan ini, menurut dia, menjadi solusi untuk mengatasi kerepotan ibu rumah tangga yang harus menyediakan makanan sehat bagi keluarga setiap pagi. Apalagi, bagi mereka yang juga bekerja di luar rumah.

Jeff mengatakan, lonjakan groceries online ditopang oleh keberadaan layanan transportasi online, baik Gojek maupun Grab. Ia mengaku yakin, ke depan layanan groceries online bukan hanya marak di kota-kota besar, tapi menyebar ke semua daerah yang sudah terlayani transportasi online.

Popularitas yang terus menanjak, menurut dia, juga akan terjadi pada layanan jastip. Saat ini layanan jastip ada dimana-mana, bukan hanya untuk produk unik khas suatu daerah dan produk impor, tapi juga produk sale.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X