Jumat, 6 Desember 2019

Sikapi Utang dengan Bijak, Simak 3 Tips Berikut

- 3 Oktober 2019, 08:00 WIB
Ilustrasi.*/DOK Kredivo

SAAT kamu sedang menikmati pinjaman tunai dan dibayarkan secara berkala, terkadang kita merasa utang kita terus menumpuk seakan tak kunjung selesai. Hal ini tentu saja menjadi hal yang tidak diinginkan apalagi saat kita mulai merasa tidak mampu untuk melunasi utang tersebut. Ketika kita sedang berada di situasi seperti ini, ada baiknya kita mulai mencari cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi utang tersebut. 

Menggunakan layanan pinjam dana untuk kebutuhan darurat memang dapat membantu. Meskipun biasanya sudah dikirimkan tagihan secara teratur, tetap saja ada yang lalai membayar tepat waktu karena terlalu disibukkan dengan kegiatan sehari-hari. Keterlambatan dalam membayar tagihan dengan tepat waktu bisa membuat utang menjadi menumpuk, tentu saja disertai dengan denda keterlambatan dan bunga yang terus berjalan.

Buat kamu yang gemar berbelanja, terkadang memang suka gelap mata yang mengakibatkan saat akhir bulan tagihan membengkak. Saat sedang berbelanja dan memutuskan untuk menggunakan cicilan dalam membayar, ada baiknya untuk melihat lagi berapa total penghasilan bulanan dan apakah kamu mampu menyisihkan sekian persen untuk langsung digunakan untuk pembayaran cicilan. Mereka yang biasanya mengajukan pinjaman tanpa mempertimbangkan kemampuan membayar bisa saja menunggak dan menumpuk utang hingga tidak lunas.

Nah, sekarang kamu sudah tau bahwa ada konsekuensi yang menanti jika tidak bijak dalam menggunakan utang. Selanjutnya, cek tips bagaimana menghadapi utang dengan bijak.

1.    Membuat Strategi Pembayaran

Hanya bermodal niat saja tidak cukup, kamu juga harus mempunyai strategi yang jitu untuk melunasi pembayaran tagihan cicilanmu dengan cara membuat:
●    Daftar total pemasukan keuangan setiap bulannya.
●    Daftar pengeluaran yang bervariasi setiap bulannya, misalnya daftar belanja makanan dan pakaian.
●    Daftar pengeluaran yang kurang lebih tetap setiap bulannya harus dibayar, misalnya saja asuransi, biaya listrik, air, atau makan sehari-hari.
●    Daftar pengeluaran yang termasuk dalam utang atau pinjaman.

Dengan membuat daftar bujet seperti ini, maka kamu bisa memahami posisi finansial diri sendiri serta mampu membuat rencana pembayaran yang tepat. Selain itu, pembuatan rencana bujet seperti ini bisa menunjukkan kepada diri sendiri kemampuan finansial diri kita sendiri. Apakah kita mampu untuk memenuhi semua kebutuhan atau justru memiliki resiko finansial di masa yang akan datang? Semoga pertanyaan ini bisa kamu jawab, ya.

2.    Prioritaskan Membayar Utang Saat Memiliki Dana Tambahan

Ingat, utang itu kewajiban. Mengikuti keimpulsifan diri hanya kemauan semata. Jadi, bila kamu mendapatkan dana tambahan entah itu dari kerja sampingan, bonus kinerja akhir tahun, tidak ada salahnya untuk memprioritaskan dana yang didapat untuk membayar kewajiban kita. Dengan cara seperti ini, akan sangat membantu mengurangi beban keuangan.


Halaman:

Editor: Rahmad Maulana

Tags

Komentar

Terkini

X