Senin, 20 Januari 2020

Darmin Nasution: Pasar Modal Harus Terbuka untuk UKM

- 24 Agustus 2019, 10:36 WIB
PASAR modal baik saham maupun obligasi di Indonesia masih atraktif di tahun ini.*/DOK.PR

JAKARTA, (PR).- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mendorong agar usaha kecil menengah (UKM) bisa mendapatkan pembiayaan dari pasar modal. Untuk mewujudkan hal itu, regulator pasar modal perlu melakukan penyederhanaan aturan sehingga bisa diikuti oleh pelaku UKM.

"Kita perlu penyederhanaan bagi usaha kecil untuk masuk pasar modal, khususnya saham. Kalau itu dilakukan, maka pasar modal itu bukan cuma buat yang berumah di atas awan, tetapi juga bagi yang di bumi," kata Darmin saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 Pasar Modal di Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2019.

Dia mengatakan, regulator pasar modal juga perlu memudahkan aturan pembukaan rekening efek bagi investor. Dengan demikian, basis investor pun diharapkan meningkat.

“Saat ini, proses pembukaan rekening efek pun sudah cukup singkat, yaitu 30 menit. Kita perlu rutin mengakselerasi pembukaan rekening efek yang lebih cepat untuk meningkatkan basis investor," ujarnya.

Selain itu, Darmin meminta agar pembiayaan melalui pasar modal dan perbankan bisa lebih efisien. Hal ini diperlukan agar bisa mendorong para pelaku usaha maupun investor untuk melakukan ekspansi usaha.

"Apalagi, saat ini merupakan periode pelonggaran atau easing sehingga kami berharap biaya untuk melakukan investasi maupun modal kerja perusahaan bisa secara bertahap lebih murah," ujarnya.

Pasar modal berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi

Darmin mengatakan, ia mendukung adanya persaingan yang sehat antara industri perbankan dengan pasar modal. Lembaga pembiayaan yang sehat dapat mendukung pertumbuhan ekonomi mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah.

“Oleh karena itu, dua lembaga ini perlu mengeluarkan inovasi yang memperkuat sektor keuangan. Selain responsif, pasar modal dan perbankan diharapkan bisa menerapkan layanan yang lebih mudah dan cepat bagi pelaku ekonomi,” ujarnya.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X