Jumat, 13 Desember 2019

92 Persen Konsumen Online Berbelanja Melalu Marketplace

- 22 Agustus 2019, 17:47 WIB
BELANJA online/THE FINANCIAL EXPRESS

BANDUNG, (PR).- Marketplace menjadi platform utama pilihan komsumen online untuk berbelanja. Hasil survey Lembaga Riset Telematika Sharing Vision menunjukkan, 92 persen konsumen online berbelanja melalui marketplace.

Demikian diungkapkan Chief Digital Startup, E-commerce & Fintech (DEF) Sharing Vision yang juga Co Chief Executive Officer (Co-CEO) Bandung Initiative Movement (BIM), Nur Islami Javad (Jeff), di Bandung, Kamis, 22 Agustus 2019. Sementara media sosial, dipilih oleh 50 persen konsumen online.

"Sebagian besar konsumen di marketplace menghabiskan Rp 100.000-Rp 300.000 per transaksi," katanya.

Survey tersebut menunjukan, pada triwulan IV2018 jumlah transaksi online di beberapa marketplace terus mengalami peningkatan transaksi dan kunjungan. Rata-rata pertumbuhan transaksi marketplace pada periode tersebut mencapai 25 persen year on year (yoy).

Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jawa Barat (Jabar), Iwan Gunawan, mengatakan, dengan kondisi tersebut marketplace sangat potensial untuk menjadi shortcut bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) guna menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, menurut dia, pelaku UMKM harus memiliki keunikan khusus agar bisa memenangkan persaingan di marketplace.

"Salah satu kelemahan marketplace adalah sulitnya menentukan harga eceran tertinggi. Tingkat persaingannya sangat ketat. Hanya mereka yang memiliki keunikan produk serta kapasitas dan kontinuitas produksi yang akan memenangkan persaingan," ujarnya.

Kendati demikian, ia mendorong agar pelaku UMKM merambah marketplace untuk mengoptimalkan pemasaran. Untuk itu, pihaknya menjalin kerja sama dengan WOWBID, aplikasi lelang marketplace pertama di Indonesia.

"Kami menargetkan, hingga akhir tahun 1.500 UMKM Jabar akan bergabung dengan WOWBID. WOWBID itu marketplace yg unik. Di dalamnya ada sistem lelang," katanya.

Iwan menilai, dengan menggunakan sistem lelang, UMKM bisa menjual barang dengan kapasitas yang lebih besar. Pembeli dan penjual juga bisa melakukan negosiasi untuk mendapatkan harga yang visible.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X