Rabu, 26 Februari 2020

Menabung Emas ala Warga Desa  Panggungharjo Yogyakarta

- 28 Juli 2019, 10:19 WIB
AKTIVITAS di titik kumpul pemilahan sampah PT Pegadaian di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sabtu 27 Juli 2019.*/SUHIRLAN ANDRIYANTO/PR

Perlahan tapi pasti, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah semakin tertanam di wilayah dengan penduduk desa mencapai 28.000 jiwa tersebut.  Apalagi kini warga Pangungharjo kian sumringah karena PT Pegadaian (Persero) telah memberikan perhatian khusus melalui kegiatan CSR.

PT Pegadaian, salah satu badan usaha milik negara dengan kinerja terbaik itu menawarkan program Memilah Sampah Menjadi Emas kepada warga Panggungharjo yang mau "menabung" di bank sampah tersebut.

Kepala Divisi Kemitraan Bina Lingkungan PT Pegadaian Hertin Maulida mengatakan, tak ada perbedaan dalam mengolah sampah anorganik rumah tangga. Sampah hasil pilahan akan dihargai sesuai jenis dan berat.

Akan tetapi, uang tersebut tidak langsung diberikan kepada nasabah.  Hasil sampah itu dikonversi dalam bentuk emas dan menjadi tabungan emas.

Hertin mengatakan, program itu bertujuan mendorong penanganan masalah sampah plastik yang kian membludak. Manfaat lainnya yakni membantu perekonomian warga sekitar.

"Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini, seperti ibu-ibu rumah tangga, pilih dan pilah sampah terlebih dahulu kemudian setorkan ke Bank Sampah Pegadaian terdekat.  Pemilah bisa kapan saja menukarkan emasnya. Jadi fleksibel," kata Hertin.

Program Memilah Sampah Menabung Emas milik PT Pegadaian saat ini sudah memiliki 54 area bank sampah yang ada di seluruh Indonesia. Rencananya akan terus dikembangkan hingga mencapai 59 area.

Dari 54 outlet bank sampah yang telah didirikan, saat ini sudah bisa menggaet 4.615 nasabah dengan jumlah "grab" emas mencapai lebih dari 760 gram.

Di Desa Panggungharjo, saat ini sudah ada 1.700 pelanggan atau titik kumpul pemilahan sampah. Dari jumlah tersebut, 250 orang telah menjadi nasabah PT Pegadaian untuk program Memilah Sampah Menjadi Emas.

Kini, Wojos semakin lega. Dia dan rekan-rekannya justru semakin giat mengolah dan memilah sampah. Ia ingin segera meraih manfaat dari program Memilah Sampah Menjadi Emas tersebut.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X