Pemerintah Dukung Transportasi Umum Bertenaga Listrik

- 23 April 2019, 15:43 WIB
MOBIL listrik mengisi daya di garasi parkir di University of California, Irvine 26 Januari 2015.*/REUTERS
MOBIL listrik mengisi daya di garasi parkir di University of California, Irvine 26 Januari 2015.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Era mobil listrik untuk transportasi umum telah dimulai. Pemanfaatan mobil listrik untuk transportasi umum tentu saja mendukung pelestarian lingkungan seperti mengurangi emisi gas buang.

Menko Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan, menyatakan, ia bangga dengan keberanian anak bangsa yang memulai penggunaan mobil bertenaga listrik untuk transportasi umum. Pernyataan itu diungkapkan menyusul diluncurkannya 29 mobil jenis itu untuk taksi oleh Blue Bird Group.

Perusahaan itu berencana mengoperasikan 200 mobil listrik hingga tahun 2020. Dengan begitu, mereka mengklaim bisa menghilangkan 434,095 kg emisi CO2 (karbon dioksida) atau konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 1.898.182 liter.

“Saya senang dan bangga sekali melihat ini, sebab ini suatu karya anak bangsa yang berani maju dan memulai dalam penggunaan mobil listrik untuk transportasi umum. Kalau ada yang berani ambil risiko itu hebat. Yang lebih hebat lagi mereka juga bersedia masuk ke industri mobil listriknya," kata Luhut di Jakarta, Senin, 22 April 2019.

Ia mengatakan, ada pula tawaran dari berbagai negara untuk mentransfer teknologi. Indonesia sudah memiliki produksi baterai lithiumnya sehingga nantinya Indonesia juga akan menjadi pemain global. Pada peluncuran itu, hadir pula Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Terkait rancangan Peraturan Presiden tentang kendaraan listrik, menurut Luhut, hal itu sudah diajukan kepada Presiden untuk ditandatangani. “Perpres hari ini sudah diajukan ke Presiden, saya berharap bulan ini atau paling lambat awal bulan depan sudah terbit,” ucapnya.

Pemerintah mendorong dengan sediakan fasilitas untuk transportasi umum bertenaga listrik

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan,pemerintah berkomitmen untuk memberikan segala kemudahan guna kelancaran operasional transportasi umum bertenaga listrik. Di antaranya, pemerintah mendorong kepada korporasi untuk menyediakan charging station (tempat pengisian listrik) di fasilitas publik.

“Saya akan endorse kepada korporasi untuk menyediakan, semisal di Bandara atau fasilitas publik lainnya. Untuk tariff, nanti silahkan kita hitung kembali. Intinya saya sangat mengapresiasi kepada pihak Bluebird,” katanya.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network