Rabu, 3 Juni 2020

Kopi Angklung Preangerpoint Terjual Rp 1 Juta/Kg 

- 7 April 2019, 04:19 WIB
PEMILIK kopi arabika Angklung Preangerpoint, Setra Yuhana memperoleh harga tertinggi Rp 1 juta/kg, yang diberikan pemilik Fahrenheit 70 Coffee, Suryadarma pada peluncuran di Jimbaran, Bali, Sabtu 6 April 2019) petang.*/DOK SETRA YUHANA

JIMBARAN, (PR).- Greenbean kopi asal Jawa Barat yang merupakan kopi arabika Priangan, Angklung Preangerpoint milik Setra Yuhana asal Bandung, yang memperoleh gelar The Best Indonesia Coffee Arabica pada Kompetisi Kopi Specialty Indonesia 2018 di Yogyakarta, lalu, memperoleh harga tertinggi penjualan. Pada peluncuran atau launching yang dilakukan di cafe kelas internasional Fahrenheit 70 Coffee, Jimbaran, Bali, Sabtu 6 April 2019 petang, greenbean  kopi Angklung Preangerpoint dibeli Rp 1 juta/kg, oleh pemilik cafe tersebut, Suryadi Suryadarma. 

Adapun Notes Kopi atau karakter kopi Arabica Angklung adalah bercita rasa Bunga Mawar ( Rose), Sweet Plum, Grafe Fruit, Kismis, dan Aple dengan nilai cupping 89.88 untuk kategori Pengolahan Natural. Greenbbean kopi arabika Angklung Preangeroint tersebut merupakan jenis olahan natural. 

Setra Yuhana merasa gembira dengan apa yang diperolehnya itu, dimana  kopi arabika miliknya juga pada Kompetisi Kopi Specialty Indonesia 2018 lalu memecahkan rekor cupping score. "Apa yang saya peroleh ini, sekaligus kebanggaan untuk menunjukan kopi asal Jawa Barat, khususnya jenis arabika Preanger alias Priangan, secara obyektif memiliki cita rasa tinggi dan diminati bisnis kopi kelas dunia dengan patokan di Jimbaran, Bali," ujar Setra Yuhana.

Pemilik Suryadi Suryadarma yang dikonfirmasi "PR", membenarkan, bahwa greenbean kopi Angklung Preangerpoint itu dibeli olehnya seharga Rp 1 juta/kg. "Memang pantas dihargai sebesar itu, karena cita rasanya top dan unik. Ini sekaligus menunjukan secara nyata, bahwa kopi asal Jawa Barat memang unggul, dan dilirik kalangan wisatawan dunia, apalagi dikenal melalui Jimbaran yang merupakan pusat wisatawan elit dunia," ujar Suryadi Suryadarma. 

Menurut dia, harga tertinggi greenbean kopi asal Jawa Barat, khususnya dari Bandung sebenarnya sudah yang kedua kali. Yang pertama adalah tahun 2017 lalu, dimana ada greenbean kopi honey asal Bandung dihargai Rp 2 juta/kg milik Lucy dari Ciaidey, Kabupaten Bandung, berdasarkan hasil lelang oleh SCAI (Specialty Coffee Asociaion of Indonesia).

Kompetisi Kopi Specialty Indonesia merupakan acara tahunan yang digelar oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia di Jember, Jawa Timur, dan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI). Sedangkan di Bali, di Pulau Bali, apresiasi terhadap kopi terbaik sangat tinggi, karena dari seluruh dunia banyak pecinta kopi yg sengaja datang untuk mencari dan membelinya.

Untuk tahun 2019, Kompetisi Kopi Specialty Indonesia dilakukan di Bandung. Pada even tahunan itu, berbagai kopi terbaik seluruh Indonesia ikut tampil berkompetisi.***

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X