Mau Ajukan Pinjaman, Apakah Kondisi Keuanganmu Sudah Cukup Sehat?

- 19 Maret 2019, 11:29 WIB
ILUSTRASI.*/DOK. KREDIVO

KEBUTUHAN yang terus bertambah, biaya hidup yang terus meningkat, kerap tak sejalan dengan penghasilan yang stagnan. Ditambah lagi masih ada tujuan finansial lainnya. Untuk bisa memenuhi segala kebutuhan tersebut, mengajukan pinjaman alias berutang kerap dipilih oleh banyak orang.=

Berutang memang tidak dilarang. Sah-sah saja untuk mengajukan pinjaman, asalkan kamu bijak dalam mengelolanya. Penting juga untuk memastikan bahwa kondisi keuanganmu sehat agar utang tak menjadi beban untuk ke depannya. Jika kamu mau berutang, cek dulu sejumlah hal ini untuk memastikan bahwa kondisi keuanganmu memang sudah cukup sehat untuk memiliki utang.

Utang yang diajukan adalah utang produktif

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui tujuanmu dalam berutang. Uuntuk apa uang hasil pinjaman tersebut akan digunakan? Apakah untuk menambah modal bisnis, biaya renovasi rumah, atau biaya pendidikan anak? Artinya, utangmu masuk ke dalam kategori utang produktif.

Utang produktif adalah utang yang nilainya bertumbuh dari waktu ke waktu. Jenis utang ini bukan digunakan untuk berfoya-foya semata, melainkan bisa membantu kamu untuk berinvestasi. Apabila tujuan pinjamanmu masuk ke dalam utang produktif, maka utang tersebut masih terbilang sehat.

loading...

Beda halnya dengan utang produktif, nilai utang konsumtif justru akan terus menurun dari waktu ke waktu. Barang yang dibeli dari utang konsumtif tidak mampu menghasilkan uang, sehingga cicilan yang dibayarkan per bulannya justru akan menjadi beban. Misalnya uang hasil peminjaman digunakan untuk membeli smartphone seri terbaru. Apabila utangmu masuk ke dalam kategori konsumtif, sebaiknya urungkan niatmu untuk berutan

Sebab, orang yang memiliki utang konsumtif cenderung lebih berisiko terjerat utang karena dana yang dipinjam tidak mampu menghasilkan uang tambahan untuk membayar cicilan yang masih tersisa.

Jumlah cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X