2019, Sektor Properti Diprediksi Lebih Cerah

- 5 Oktober 2018, 14:56 WIB
Maket rumah dipamerkan saat pameran properti di Jakarta, beberapa waktu lalu.*

BANDUNG, (PR).- Kendati 2019 adalah tahun politik, sektor properti diprediksi akan tumbuh positif dibandingkan tahun ini. Kondisi itu dimungkinkan karena kebutuhan rumah terus meningkat setiap tahunnya.

Demikian diungkapkan Assistant Vice President Strategic Residential Marketing Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya, di Bandung, Jumat, 5 Oktober 2018. Kendati demikian, menurut dia, untuk tahun ini hingga pertengahan semester II, secara umum pertumbuhan sektor properti masih relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Akan tetapi, banyak juga pengembang yang mencatat kinerja positif, salah satunya Podomoro Park Bandung," katanya.

Menurut dia, positifnya kinerja salah satu bisnis unit Agung Podomoro Land (APL) tersebut karena 80% konsumennya adalah end user. Mereka membeli rumah untuk kepentingan tempat tinggal, bukan investasi.

"Kalau untuk investasi, biasanya pembeli lebih memperhitungkan berbagai faktor, baik kondisi ekonomi, sosial, maupun politik," tuturnya.

Pertimbangan tersebut membuat pembelian rumah untuk keperluan investasi pada tahun politik mengalami perlambatan. Investor biasanya wait and see, melihat perkembangan berbagai sektor.

Infrastruktur

Potensi pertumbuhan positif sektor properti tahun depan, menurut Agung, juga tidak terlepas dari infrastruktur. Ia menilai, kondisi infrastruktur menjadi salah satu kunci utama dalam siklus properti

"Melihat kondisi infrastruktur saat ini, terutama di wilayah Bandung, kami oprimistis, pertumbuhan sektor properti akan mengalami peningkatan signifikan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Ai Rika Rachmawati


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X