Minggu, 31 Mei 2020

Bank Indonesia dan Perbankan Jawa Barat Kampanyekan GPN

- 28 Juli 2018, 05:26 WIB
KEPALA grup KPW Bank Indonesia Jabar Ismet Inono (keempat kiri) berfoto bersama sejumlah kepala perwakilan bank pada kampanye Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN di kantor KPW BI Jabar, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu 28 Juli 2018. Kampanye dilakukan dengan kegiatan pekan penukaran kartu berlogo GPN di 17 titik di seluruh nusantara.*

BANDUNG, (PR).- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan perbankan Jabar menggelar kampanye Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN dengan menyelenggarakan kegiatan pekan penukaran kartu berlogo GPN di 22 titik di Jawa Barat. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memeringati Hari Ulang tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kampanye ini secara serentak dilaksanakan Minggu (29 Juli 2018). Namun, khusus untuk Jabar dimulai hari ini Sabtu (28 Juli 2018) yang bertepatan dengan pembukaan Pekan Olah Raga dan Kesenian Perbankan (Porsebank) yang dilanjutkan dengan kegiatan penukaran kartu hingga 3 Agustus 2018” ujar Kepala Grup Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Ismet Inono, Sabtu 28 Juli 2018.

Melalui kegiatan itu, masyarakat mendapat kesempatan menukarkan kartu ATM/debit bank yang dimilikinya menjadi kartu berlogo GPN. Selain dilakukan penukaran kartu dan sosialisasi, kegiatan itu juga diramaikan dengan aktivitas seni, olah raga, dan hiburan.

Adapun 22 lokasi kampanye dari GPN di Jabar di antaranya di gelar di Car Free Day Dago di halaman parkir BCA Dago, berbagai kampus seperti Universitas Parahyangan, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, kantor pemerintahan seperti Dinas Pariwisata, Dinas Bina Marga, Bea Cukai, Kementerian Agama dan beberapa tempat lainya.

Kegiatan tersebut akan digelar bekerja sama dengan 16 bank yaitu BCA, BJB, BJB Syariah, BNI, BNI Syariah, BNP, BRI, BSM, BTN, Bukopin, Citibank, Danamon, Mandiri, Mandiri Taspen, OCBC NISP, dan Woori Saudara.

Ismet menjelaskan, GPN adalah sistem yang terdiri atas standar, switching dan services yang dibangun melalui seperangkat aturan dan mekanisme untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran.

Dengan interkoneksi dan interoperabilitas, GPN memungkinkan transaksi elektronik dapat digunakan seluruh masyarakat Indonesia sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transaksi elektronik yang aman, berkualitas, dan efisien.

“Sesuai dengan tema kampanye “GPN Pemersatu Transaksi Pembayaran Nasional”, adanya GPN diharapkan masyarakat tidak perlu lagi memiliki banyak kartu untuk bertransaksi dan infrastruktur pemrosesan pembayaran (EDC) dapat disebar lebih merata tidak hanya di kota-kota besar yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya,” kata Ismet.

Selain itu, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data karena seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik (ATM Bersama, Prima, Alto, dan Link).

Halaman:

Editor: Yulistyne Kasumaningrum


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X