Nodeflux, Ketika Perangkat Digital Memiliki Otak Layaknya Manusia

- 27 Oktober 2017, 04:37 WIB
CEO Nodeflux, Meidy Putranto, sedang mempresentasikan layanan video analisis Nodeflux kepada pengunjung dalam sebuah acara, baru-baru ini.
CEO Nodeflux, Meidy Putranto, sedang mempresentasikan layanan video analisis Nodeflux kepada pengunjung dalam sebuah acara, baru-baru ini.

SIAPA bilang analisis data hanya bisa dilakukan manusia? Dewasa ini mengambil, memproses, menganalisis, dan memahami data bisa dilakukan dengan hanya  menggunakan sebuah perangkat digital.

Perkembangan teknologi memang memungkinkan sebuah perangkat digital seakan memiliki otak layaknya manusia. Hal itu tentu tidak terlepas dari perkembangan teknologi big data, artificial intellegence, dan deep learning

Adalah Nodeflux, salah satu startup binaan Indigo.id, yang melahirkan terobosan baru, sebuah layanan analisis video yang selaras dengan tren kota cerdas. Layanan tersebut membuat analisis data menjadi pekerjaan yang sangat simple.

Chief Executive Officer (CEO) Nodeflux, Meidy Fitranto, mengatakan, salah satu contoh penggunaan Nodeflux adalah mengindentifikasi kendaraan yang melaju di jalan melalui CCTV. Selain itu juga mendeteksi wajah di CCTV tanpa harus terus-menerus melakukan pantauan.

"Layanan kami contohnya sudah mampu membuat solusi perhitungan jumlah orang yang berada di halte bus Transjakarta secara otomatis," katanya, di Bandung, Jumat 27 Oktober 2017.

Nodeflux, menurut dia, juga sudah bisa menganalisis umur dan jenis kelamin seseorang. Begitu juga dengan objek benda mati, baik berupa mobil atau sepeda motor yang terekam kamera.

“Model bisnis kami lisensi, dengan target pasarnya untuk sektor smart city, keamanan, pertahanan, manajemen tol, ritel, hingga pengukuran audiens acara,“ katanya Meidy.

Proses kerjasama

Inkubator dari Indigo.id batch 2017 tersebut mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses kerjasama dan penjajakan bisnis dengan sejumlah pihak. Salah satunya, menurut Meidy, adalah dengan Pemprov DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Ai Rika Rachmawati


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network