PT KAI Siapkan Proyek KA Bandara Solo

- 19 Maret 2017, 13:34 WIB
PETA rencana pembangunan jalur rel KA yang menghubungkan Stasiun KA Solo Balapan dengan Bandara Adi Sumarmo, Solo.*

SURAKARTA, (PR).- Proyek pembangunan jalur rel kereta api (KA) yang akan menghubungkan Stasiun Solo Balapan di Kota Solo dengan Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, dijadwalkan dimulai pada awal 2018. PT Kereta Api Indonesia (KAI) kini dalam proses menyiapkan konsorsium yang akan melaksanakan proyek infrastruktur perhubungan berbasis rel tersebut.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro, ketika berada di Solo, baru-baru ini mengungkapkan, pihaknya akan membentuk anak perusahaan untuk bergabung dalam konsorsium bersama PT Angkasa Pura I dan PT Pembangunan Perumahan. Jika proses pembentukan konsorsium tidak ada kendala, diperkirakan tahun 2018 konstruksi jalur KA yang melintasi tiga wilayah, yakni Kota Solo, Kab. Karanganyar dan Kab. Boyolali sudah bisa dimulai.

Menurut Dirut PT KAI, pihaknya juga telah mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Rekomendasi akan dikirim ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan setelah Kemenhub mengeluarkan keputusan akan dijadikan dasar mengurus izin pembangunan jalur kereta bandara tersebut.

“Rekomendasi dari Gubernur Jawa Tengah sudah ada. Sekarang sudah di meja Menteri Perhubungan. Kami tinggal menunggu keputusan menteri untuk mengurus izin dan sebagainya,” katanya kepada wartawan.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mendukung PT KAI yang akan mempercepat proyek jalur rel KA bandara. Alasannya, saat ini akses dari Kota Solo ke Bandara Adi Sumarmo dengan angkutan umum hanya dilayani bus "Batik Solo Trans" (BST). Dia berharap, penambahan sarana transportasi berbasis rel dapat mendukung perkembangan Bandara Adi Sumarmo, yang frekuensi penerbangan maupun volume penumpangnya makin banyak.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Solo, Budi Yulistianto, Minggu, 19 Maret 2017 mengatakan kepada wartawan, Pemkot Solo berharap biaya pembebasan lahan terdampak pembangunan jalur rel KA dari Stasiun Solo Balapan ke Bandara Adi Sumarmo ditanggung pemerintah pusat. Menurut dia, dalam proyek tersebut tidak ada alokasi pembiayaan yang bersumber dari APBD Pemkot Solo.

“Kami minta pembebasan lahan juga dianggarkan pemerintah pusat. APBD tidak mengalokasikan anggaran pembebasan lahan,” katanya.

Budi memperkirakan, jalur rel KA bandara akan melewati lahan privat maupun tanah negara. Dalam proyek tersebut diperlukan pembebasan lahan, karena rencananya jalur KA bandara dirancang dengan jalur ganda.***
 

Editor: Tok Suwarto


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X