Baru 6 Jutaan UKM Pasarkan Produk di Internet

- 7 Desember 2016, 10:13 WIB
Product Marketing Manager SMB Google Indonesia Fida Heyder dan Head of Corporate Communication Google Indonesia Jason Tedjasukmana saat memaparkan Google Bisnisku, di Marbella Suites Dago Pakar, Rabu, 7 Desember 2016.*

BANDUNG, (PR).- Baru 10% dari 60 jutaan pegiat usaha kecil dan menengah di Indonesia memasarkan produk secara online. Hal itu terungkap dalam pengamatan Google Indonesia.

Product Marketing Manager SMB Google Indonesia, Fida Heyder mengatakan, UKM dapat meningkatkan keuntungan dengan pemasaran produk secara daring. 

Fida memaparkan hasil survey bahwa di Indonesia, pertumbuhan internetnya termasuk yang paling tinggi di dunia. Pada 2015 baru ada 92 juta orang mengakses internet, dan pada 2020 diperkirakan 215 juta penduduk mengaksesnya.

Hampir 43% pengakses internet menggunakan smartphone mereka, disusul pengguna desktop 15%, dan 4% tablet. Sementara itu, jumlah pembeli secara online bertambah pesat dari 18 juta orang pada 2015 jadi 119 juta pembeli dalam waktu setahun. Ini merupakan peluang bagi para pegiat UKM.

"Dengan internet, orang tidak mencari terbatas di wilayahnya. Tapi ini bicara ekspor-impor, jual beli antar daerah dan wilayah," kata Fida, saat membuka Kunjungan Media ke UKM Online di Bandung, Rabu, 7 Desember 2016.

loading...

Didampingi Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjasukmana ia menambahkan, kini setiap orang pun dapat  mencari pasar untuk produknya dengan fitur yang ada di Google. 

Melalui Google Trends, misalnya. Untuk pemasaran, UKM dapat memaksimalkan Google Bisnisku.
 
Fitur ini memungkinkan unit bisnis UKM ada di pencarian teratas dalam mesin pencari Google. Sekaligus dengan alamat lengkap, jadwal operasional, dan konsumen bisa membaca ulasan para Pelanggan lain.

"Sebagai konsumen, kita bisa lihat dengan kata kunci 'cari restoran dekat sini', 'kafe dekat sini', pemiliknya pun bisa merespons," kata Fida.

Aplikasi Google Bisnisku yang dapat diunduh melalui Play Store pun bisa membantu UKM mengontrol statistik pelanggan. Kapan, di mana, berapa yang klik pencarian unit bisnis UKM bisa dilacak secara gratis. Syaratnya UKM terverifikasi oleh Google.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi A


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X