Fenomena 'Shifting' Dorong Industri Perdagangan Berjangka Komoditi

- 15 September 2021, 14:37 WIB
Ilustrasi investasi.
Ilustrasi investasi. /Pixabay/nattanan23

PIKIRAN RAKYAT - Di tengah imbas pandemi, industri perdagangan berjangka komoditi mencatatkan pencapaian transaksi tertinggi selama 20 tahun beroperasi. 

Tercatat Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) membukukan transaksi, sebanyak 9 juta lot lebih hingga Desember 2020.

Capaian tersebut memecahkan rekor yang pernah dicapai pada tahun 2011 yaitu sebesar 7,58 juta lot dan 2019 yang lalu sebesar 7,94 juta lot. 

Data terbaru sampai Juni 2021, total volume transaksi BBJ mencapai 4 juta lot.

Baca Juga: Puluhan Komputer Raib, Baru Sadar Dicuri Setelah Tiga Hari

Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Bandung (BPF Bandung) Ida mengatakan, catatan positif tersebut merupakan bukti dari manfaat kegiatan literasi, edukasi, dan sosialisasi yang selama ini dilakukan berbuah positif.

Selain itu, saat ini di dunia investasi pun tengah mengalami fenomena shifting yakni terjadi pergeseran dana investasi dari para investor di sektor properti, saham dan simpanan perbankan. 

Kini banyak yang mencari instrumen investasi lain untuk mengembangkan portofolio aset, salah satunya di industri Perdagangan Berjangka Komoditi.

Baca Juga: Blak-blakan Soal Gaji yang Capai Ratusan Juta Rupiah, Krisdayanti: Sudah Diaudit BPK

Sejalan dengan perkembangan yang terjadi, Ida memaparkan hingga Juni 2021, total volume transaksi di BPF Bandung meningkat 19,80% menjadi 34.645 lot dibandingkan tahun lalu. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X