Selalu Kebanjiran Barang Impor, Riset Industri Dinilai Penting

- 5 Agustus 2021, 18:43 WIB
ilustrasi import pangan yang kini membanjiri. Anggpta FPKS DPR yakin pertanian Indonesia bisa maju asalkan import dibatasi.
ilustrasi import pangan yang kini membanjiri. Anggpta FPKS DPR yakin pertanian Indonesia bisa maju asalkan import dibatasi. /Pixabay/Jason Goh

PIKIRAN RAKYAT - Riset di dunia industri dinilai penting supaya Indonesia tak kebanjiran barang impor. Oleh sebab itu, perlu ada sinergitas antara dunia pendidikan tinggi dan industri untuk memperkuat riset terapan.

Ketua Pokja Vokasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Barat Hadi S. Cokrodimejo menjelaskan, riset industri sangat berguna agar Indonesia tak kebanjiran impor.

Riset tersebut khususnya dalam industri informasi dan teknologi (ICT), kesehatan, logam, dan mesin.

Menurutnya pelaku usaha ingin memperkuat industri dalam negeri melalui riset terapan. Hal ini juga dilakukan UMKM yang ternyata berguna untuk pengembangan industri.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Terima 138 Tabung Oksigen Hasil Pengungkapan Impor Ilegal dari Polda Metro Jaya

Hasil riset tersebut tidak banyak terintegrasi dengan sekolah dan research and development, termasuk balai-balai besar di Kementerian Perindustrian.

Hadi memaparkan ada 75 bidang yang disediakan Kadin untuk melakukan riset terapan dalam menjawab kebutuhan UMKM dan masyarakat.

Jumlah ini, kalau dilakukan dengan baik dan didukung, akan mampu menekan impor bahan baku. Kualitas produk juga akan lebih baik dan murah sehingga bisa bersaing dengan produk-produk luar negeri.

"Dengan riset vokasi tersebut saya harap bisa menjembatani kebutuhan riset dasar maupun riset terapan supaya Indonesia bisa maju seperti negara lain," kata Hadi dalam siaran pers, Kamis 5 Agustus 2021.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X