Industri Pembiayaan Siap Bangkit Lagi Setelah Tertekan Akibat Covid-19

- 27 Maret 2021, 21:04 WIB
Ilustrasi pandemi virus corona.
Ilustrasi pandemi virus corona. /Pexels/Anna Shvets

PIKIRAN RAKYAT - Direktur Pengawasan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yustianus Dapot mengatakan, secara umum pertumbuhan industri pembiayaan pada 2020 mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19 ini. 

Tantangan utama  industri pembiayaan saat ini di antaranya turunnya kemampuan membayar debitur yang dapat menyebabkan naiknya rasio Non Performing Financing (NPF).

"Berdasarkan data per Januari 2021, aset industri pembiayaan turun 12,3 persen year on year (YoY) menjadi Rp 449,5 triliun. Sementara itu piutang pembiayaan juga mengalami penurunan sebesar Rp 83,7 triliun dengan outstanding pembiayaan menjadi sebesar Rp 365,7 triliun atau turun sebesar 18,6 persen," kata Yustianus dalam keterangannya, Jumat, 26 Maret 2021.

 Baca Juga: Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos Covid-19, Cita Citata Akui Ketemu Tersangka Adhi Wahyo

Baca Juga: Bongkar Sifat Asli Billy Syahputra, Memes Prameswari: Baik Banget

"Dengan kualitas pembiayaan yang bermasalah juga menunjukkan tren kenaikan Non Performing Financing Nett (NPF) nett sebesar 1,4 persen dan NPF gross sebesar 3,87 persen," kata Yustianus dalam webinar bertajuk "Stimulus lanjutan untuk multifinance, menjadi tahun kebangkitan multifinance?"

Sementara, Founder & CEO Iconomics Bram S. Putro saat membuka Iconomics Multifinance Awards 2021 mengatakan, industri pembiayaan mengalami banyak tekanan pada tahun 2020 sebagai dampak Covid-19 yang memperlambat aktivitas bisnis. 

Namun, pada tahun 2021, sektor tersebut diyakini secara perlahan dan berangsur-angsur akan pulih dan  memberikan dampak pula pada sektor lain. 

 Baca Juga: Ramalan Zodiak 27 Maret 2021: Cancer, Leo, dan Virgo, Bukan Waktunya untuk Menjalin Hubungan

Baca Juga: Moeldoko Kembali Disentil Kubu AHY, Tak Pernah Ikut Konferensi Pers Meski Jabat Ketum KLB

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X