Dapatkan Pinjaman Rp7,05 Triliun dari Bank Dunia, Sri Mulyani: Dipakai untuk Krisis

- 23 Januari 2021, 10:07 WIB
Ilustrasi rupiah dan dolar AS./ /Antara Foto/Puspa Perwitasari/am.

PIKIRAN RAKYAT - Masih merebaknya pandemi virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia membuat berbagai negara terus melakukan sejumlah upaya.

Virus yang diduga pertama kali ditemukan di Wuhan ini telah menewaskan jutaan manusia.

Tak hanya dari segi kesehatan, virus corona juga telah memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: Soal Pengadaan Jalur Mandiri, Pemerintah Jamin Tak Akan Pengaruhi Jatah Vaksin Gratis

Selain masih dilanda pandemi Covid-19, Indonesia juga saat ini tengah diterjang sejumlah bencana seperti jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, tanah longsor di Sumedang, gempa bumi di Sulawesi, hingga banjir di Kalimantan.

Terbaru, Indonesia mendapatkan bantuan berupan pinjaman utang dari Bank Dunia.

Adapun nominal yang diperoleh sebesar Rp7,05 triliun.

Baca Juga: PKM Resmi Diperpanjang, Vaksin dan Plasma Konvalesen Jadi Andalan Tangani Covid-19

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pinjaman tersebut akan digunakan untuk pendanaan krisis bencana yang selama ini terjadi di Indonesia.

Sekadar diketahui, sejak 2014-2018 pemerintah telah menghabiskan antara 90-500 juta dolar AS setiap tahun untuk tanggap bencana dan upaya pemulihan.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Bursa Efek Indonesia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X