Dipicu Harapan Stimulus Usai Pelantikan Joe Biden, Harga Minyak Dunia Alami Kenaikan

- 21 Januari 2021, 08:59 WIB
Ilustrasi Kilang Pertamina/ /Pertamina

PIKIRAN RAKYAT - Harga minyak dunia kembali mengalami perubahan terbarunya yang disebabkan oleh sejumlah faktor.

Harga minyak mentah jenis Brent misalnya untuk pengiriman Maret naik 18 sen ke level 56,08 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange pada akhir sesi perdagangan Rabu, 20 Januari 2021 waktu setempat atau Kamis, 21 Januari 2021 pagi WIB.

Sementara itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik 26 sen ke level 53,24 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange pada sesi perdagangan yang sama.

Baca Juga: Akibat Kebijakan Karantina Wilayah Terbaru, Malaysia Alami Kerugian Rp2 Triiun per Hari

Kenaikan harga minyak dunia yang terjadi pada saat ini dipicu ekspetasi pemerintahan AS Joe Biden yang akan memberikan stimulus ekonomi besar terkait pandemi Covid-19.

stimulus ekonomi yang diberikan tersebut dinilai akan mengangkat permintaan bahan bakar dan memberlakukan kebijakan yang memperketat pasokan minyak mentah.

Joe Biden yang dilantik pada Rabu, 20 Januari 2021 waktu setempat, segera menetapkan untuk mengambil langkah-langkah mengekang industri minyak AS, termasuk sebuah pabrik untuk masuk kembali kesepakatan iklim Paris, membatalkan izin untuk pipa minyak mentah Keystone XL dan menghentikan pengeboran yang direncanakan di Arktik.

Baca Juga: Gunakan Sputnik V sebagai Vaksin Covid-19 Perdananya, Kazakhstan Mulai Vaksinasi Massal Bulan Depan

Sementara itu, Menteri Keuangan AS yang baru Janet Yellen pada Selasa, 19 Januari 2021 mendesak anggota parlemen untuk 'bertindak besar' pada pengeluaran bantuan pandemi yang mendorong harga minyak.

"Ada harapan baru tentang stimulus-hanya ada suasana hati yang baik di pasar secara keseluruhan, sebuah perasaan bergerak maju dan permintaan akan meningkat," kata mitra di Again Capital LCC, John Kilduff seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari ANTARA.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X