Jelang Pelantikan Joe Biden, Harga Minyak Dunia Alami Kenaikan

- 20 Januari 2021, 09:01 WIB
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai./ /ESDM.go.id

PIKIRAN RAKYAT - Harga minyak dunia kembali mengalami perubahan terbarunya yang disebabkan oleh sejumlah faktor.

Harga minyak mentah jenis Brent misalnya untuk pengiriman Maret naik 1,15 dolar AS atau 2,1 persen ke level 55,90 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange pada akhir sesi perdagangan Selasa, 19 Januari 2021 waktu setempat atau Rabu, 20 Januari 2021 pagi WIB.

Sementara itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik 62 sen atau 1,2 persen ke level 52,98 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange pada sesi perdagangan yang sama.

Baca Juga: AS Resmi Ganti Presiden, Palestina Desak Joe Biden Hentikan Pembangunan Permukiman Israel

Kenaikan harga minyak dunia yang terjadi pada saat ini didukung optimisme stimulus dari pemerintahan baru AS Joe Biden yang pada akhirnya akan mengangkat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, indeks-indeks utama Wall Street menguat setelah pendapatan positif dari bank-bank besar AS dan komentar dari calon Menteri Keuangan AS Janet Yellen menjelang pelantikan Joe Biden pada Rabu, 20 Januari 2020 waktu setempat.

Yellen mendesak anggota parlemen untuk 'bertindak besar' pada paket bantuan virus corona berikutnya.

Baca Juga: Update Covid-19 Dunia 20 Januari 2021: Total Kasus Capai 96,5 Juta Jiwa

Yellen menambahkan bahwa manfaatnya lebih besar daripada biaya beban utang yang lebih tinggi.

"Para ekonom tidak selalu setuju, tetapi saya pikir ada konsesus sekarang, tanpa tindakan lebih lanjut, kami mengambil risiko resesi yang lebih lama dan lebih menyakitkan sekarang-dan luka panjang ekonomi nanti," kata Yellen seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari ANTARA.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X