Disebabkan Penguncian Wilayah hingga Penguatan Dolar AS, Harga Minyak Dunia Bervariasi

- 12 Januari 2021, 08:09 WIB
Ilustrasi Kilang Pertamina/ /Pertamina

PIKIRAN RAKYAT - Harga minyak dunia kembali mengalami perubahan terbarunya yang disebabkan oleh sejumlah faktor.

Harga minyak mentah jenis Brent misalnya untuk pengiriman Maret turun 33 sen ke level 55,66 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange pada akhir perdagangan Senin, 11 Januari 2021 waktu setempat atau Selasa, 12 Januari 2021 pagi WIB.

Sementara itu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik satu sen ke level 52,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange pada sesi perdagangan yang sama.

Baca Juga: Ibu Hamil dan Balita Dapat Memperoleh BLT PKH Total Rp6 Juta, Simak Syarat dan Caranya

Pergerakan harga minyak dunia yang terjadi pada saat ini dipengaruhi oleh penguncian wilayah yang lebih ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh dunia yang memberikan kekhawatiran adanya dampak penurunan permintaan bahan bakar.

Selain itu, pergerakan harga minyak dunia juga dipengaruhi oleh penguatan yang terjadi pada dolar AS.

"Kekhawatiran baru tentang permintaan karena jumlah kasus baru corona yang sangat tinggi dan pembatasan mobilitas lebih lanjut," kata analis Commerzbank Eugen Weinberg seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari ANTARA.

Baca Juga: Lowongan Kerja Januari 2021: Badan Pusat Statistik Cari Lulusan SMA

"Ditambah dolar AS yang lebih kuat, menghasilkan tekanan jual," ujarnya.

Sementara itu, menurut perhitungan Kantor Berita Reuters, kasus virus corona di seluruh dunia telah melampaui 90 juta.

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X