Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 23.1 ° C

Jadwal Keberangkatan Berubah, Waktu Tempuh Kereta Api Ekonomi Lebih Cepat

Yulistyne Kasumaningrum
KERETA Api/RETNO HERYANTO/PR
KERETA Api/RETNO HERYANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Sebagian perjalanan kereta api akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan mulai 1 Desember 2019. Perubahan tersebut dikarenakan KAI akan menggunakan Grafik Perjalanan KA 2019 yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 PT KAI (Persero) menggantikan Gapeka 2017

Deputy Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (KAI), Daerah Operasi II Bandung, Hendra Wahyono mengatakan Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan. Gapeka 2019 disusun mengacu pada perubahan prasarana kereta. Pada Gapeka tersebut waktu tempuh sejumlah kereta api ekonomi jadi lebih cepat karena telah rampungnya pengerjaan jalur ganda.

Hendra mengatakan, perubahan waktu tempuh yang signifikan berada di lintasan kereta yang melewati wilayah Daerah Operasi V, VI, dan VII. Kereta Pasundan relasi Kiaracondong Bandung-Surabaya Gubeng yang beroperasi di wilayah Daerah Operasi II Bandung, misalnya waktu tempuhnya terpangkas 82 menit. Kereta Pasundan yang sebelumnya waktu tempuhnya 16 jam 7 menit menjadi 14 jam 45 menit.

“Berfungsinya jalur ganda berimbas lebih banyak pada kereta api ekonomi. Biasanya kereta ekonomi yang banyak mengalah, kini bisa lebih cepat karena melintasi jalur ganda. “Misalnya waktu lawan silang, dulu masih ngalah. Dengan adanya jalur ganda, tidak silang lagi sehingga di Gapeka 2019 waktu tempuh itu ada yang lebih cepat,” katanya di Bandung, Senin, 4 November 2019.

Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api. 

"KAI selalu berorientasi kepada kepuasan pelanggan dalam menentukan kebijakan perusahaan. Melalui Gapeka 2019, kami berharap semakin banyak lagi masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi kereta api," katanya. 

Dengan adanya perubahan tersebut, Hendra mengimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memerhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket. Hal itu dimaksudkan agar tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2019.

Perubahan jadwal dan rute kereta di Daop 2: 

KA Pasundan dari Kiaracondong ke Surabaya Gubeng, yang semula berangkat pada 05.35, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 10.15. KA Kahuripan dari Kiaracondong ke Blitar, yang semula berangkat pukul 18.10, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 23.15. 

KA Ciremai dari Bandung ke Cikampek, Cirebon, Semarang Tawang, yang semula berangkat pukul 06.15, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 08.10. KA Malabar dari Bandung ke Malang yang semula berangkat dari Stasiun Bandung pada pukul 15.4, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 19.50.

Selain itu juga ada perpanjangan rute. KA Mutiara Selatan dari Bandung ke Surabaya Gubeng, Malang yang semula berangkat dari Stasiun Bandung pada pukul 16.50 WIB, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 20.55 WIB (perpanjangan rute menjadi Gambir Bandung Surabaya Gubeng Malang)

KA Argo Wilis dan Turangga sebelumnya Bandung Surabaya Gubeng pp kini menjadi Gambir Bandung Surabaya Gubeng pp. KA Mutiara Selatan sebelumnya Bandung Surabaya Gubeng Malang pp kini menjadi Gambir Bandung Surabaya Gubeng Malang pp. Serta KA Malabar sebelumnya Bandung Malang pp kini menjadi Pasar Senen Bandung Malang pp. ***

Bagikan: