Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 25.9 ° C

Tembus Headrace Tunnel, Konstruksi Proyek  PLTA Jatigede Capai 70%

Ai Rika Rachmawati
PENGGALIAN saluran air di headrace tunnel PLTA Jatigede sudah tembus sesuai target. Panjang saluran tersebut mencapai 2.218,73 meter (m), sehingga ditargetkan rampung seluruhnya pada 2020.*/ISTIMEWA
PENGGALIAN saluran air di headrace tunnel PLTA Jatigede sudah tembus sesuai target. Panjang saluran tersebut mencapai 2.218,73 meter (m), sehingga ditargetkan rampung seluruhnya pada 2020.*/ISTIMEWA

BANDUNG, (PR).- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede dengan kapasitas 2x55 Mega Watt (MW) di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), sudah mencapai 70%. PLTA tersebut diproyeksikan selesai pada 2020.

Executive Vice President Kontruksi PT PLN (Persero) Regional Jawa Bagian Tengah, Dadi Murihno, mengatakan, saat ini pekerjaan top heading excavation atau penggalian saluran air di headrace tunnel PLTA Jatigede sudah tembus sesuai target. Panjang saluran tersebut mencapai 2.218,73 meter (m). 

"Pekerjaan headrace tunnel ini diperkirakan akan selesai 100% pada Agustus 2020," katanya, melalui siaran pers yang diterima Pikiran Rakyat, Rabu, 23 Oktober 2019.

Pada 22 Oktober kemarin, PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah I (UIP JBT I) dan Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Jawa Bagian Tengah 2 (UPP Kit JBT 2) sebagai Unit Pelaksana Proyek PLTA Jatigede, menggelar headrace tunnel breakthrough di lokasi proyek tersebut. Pekerjaan penggalian headrace tunnel tersebut dilakukan melalui dua arah, yaitu melalui Adit Tunnel No.2 dan Adit Tunnel No.3. 

PENGGALIAN saluran air di headrace tunnel PLTA Jatigede sudah tembus sesuai target. Panjang saluran tersebut mencapai 2.218,73 meter (m), sehingga ditargetkan rampung seluruhnya pada 2020.*/ISTIMEWA

Dadi mengatakan, tembusnya terowongan headrace tunnel setelah melalui proses konstruksi selama 2,5 tahun tersebut menjadi salah satu bukti keseriusan PLN dalam menyediakan tenaga listrik, khususnya di Jabar. Ia mengatakan, sinergi dinamis antara kontraktor, konsultan, dan PLN sebagai pemilik proyek, menjadi elemen penting dalam penyelesaian tiap tahap pekerjaan PLTA tersebut.

"Tembusnya terowongan ini menjadi tonggak keberhasilan pembangunan PLTA Jatigede yang merupakan produk pertama PLN UIP JBT I," ujarnya. 

Penghubung reservoir

Headrace tunnel PLTA Jatigede berfungsi sebagai terowongan yang menghubungkan reservoir penampung air dengan penstock yang juga terhubung dengan power station. Posisi headrace tunnel PLTA Jatigede berbatasan langsung dengan water intake gate bendungan dan vertical penstock.

Cara kerja headrace tunnel yaitu ketika water intake gate dibuka, maka debit air dari bendungan Jatigede akan masuk ke dalam saluran tersebut dan mengalir menuju penstock, sebelum akhirnya memutar turbin di power station. Ketika power station bekerja, maka disitulah energi listrik dihasilkan. 

"Setelah selesai headrace tunnel, akan dilanjutkan dengan plugging and grouting pada Adit Tunnel 3 dan pembuatan gate serta grouting pada Adit Tunnel 2," kata Dadi.

PENGGALIAN saluran air di headrace tunnel PLTA Jatigede sudah tembus sesuai target. Panjang saluran tersebut mencapai 2.218,73 meter (m), sehingga ditargetkan rampung seluruhnya pada 2020.*/ISTIMEWA

Ia berharap, pembangkit yang memanfaatkan energi baru terbarukan tersebut dapat mendukung target rasio elektrifikasi 100% pada 2020. Tahun ini rasio elektrifikasi Indonesia ditargetkan mencapai 99%.

CSR

Seementara itu, selain seremoni breakthrough, pada kesempatan tersebut PLN UIP JBT I juga memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) secara simbolis kepada masyarakat yang tinggal di sekitar proyek PLTA Jatigede.

Beberapa diantaranya adalah bantuan sarana air bersih Blok Margahayu Desa Kadujaya, pembangunan embung Desa Karedok, bantuan perbaikan sarana TK Melati Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede, dan bantuan saluran irigasi Blok Arja Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang

"Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 358 juta," tutur Dadi.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan beasiswa dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBT I. Beasiswa tersebut diberikan kepada 20 orang pelajar kurang mampu dari SMP di Jatigede.***

Bagikan: