Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Pipa Bawah Tanah Bocor, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

Ai Rika Rachmawati
PERTAMINA pastikan pasokan BBBM aman.*/REUTERS
PERTAMINA pastikan pasokan BBBM aman.*/REUTERS

BANDUNG, (PR).- PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Jawa Barat (Jabar) dalam kondisi aman. Kecukupan stok di Terminal BBM (TBBM) Bandung Group dan TBBM Tasikmalaya yang menjadi jalur distribusi untuk masyarakat sekitar Jabar berada dalam kondisi baik.

Demikian diungkapkan Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami melalui siaran pers yang diterima "PR" Online, Rabu 9 Oktober 2019. Seperti diberitakan sebelumnya, pipa Cilacap-Balongan (CB-1) penyalur BBM jenis solar dari TBBM Lomanis ke TBBM Tasikmalaya dan Ujungberung mengalami kebocoran.

"Coverage days stok BBM di TBBM Bandung Group dan Tasikmalaya mencapai mencapai  10-15 hari," kata Dewi.

Pasokan BBM untuk TBBM Bandung Group dan TBBM Tasikmalaya berasal dari TBBM Lomanis, Kab. Cilacap. BBM tersebut disalurkan melalui pipa bawah tanah CB-1 dan CB-2. 

Dengan bocornya CB-1, Pertamina sudah menyiapkan sejumlah rencana alternatif pasokan. Menurut Dewi, sebagai alternatif pertama, BBM akan disuplai oleh TBBM Maos dan TBBM Balongan, serta TBBM Cikampek.

“Selain melalui pipa, pengantaran BBM akan dilakukan dengan mobil tangki,” ujarnya.

Memperkuat personel

Ia mengatakan, saat ini Pertamina tengah bergerak cepat mengintensifkan penanganan dampak kebocoran Pipa CB-1 di Dusun Sidadadi, Wanareja, Cilacap. Penanganan dilakukan dengan memperkuat jumlah personel dan peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan dampak kebocoran.

"Prioritas penanganan dilakukan dalam tiga aspek, yaitu perbaikan pipa, penyedotan Solar di area terdampak, dan recovery lahan serta tanaman terdampak," ujarnya. 

Ia mengatakan, saat ini Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk penanganan kejadian tersebut. Pertamina, menurut dia, juga akan terus menjaga dan meningkatkan pengawasan jalur pipa. 

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Selama proses normalisasi pipa, Pertamina memastikan kecukupan BBM, terutama bagi wilayah Bandung, Tasikmalaya, dan sekitarnya. Pertamina juga mengupayakan penanganan dapat selesai sesegera mungkin,” ujar Dewi.

Pertamina MOR III yang beroperasi di wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat memiliki 6 TBBM. TBBM tersebut yakni TBBM Jakarta Group, TBBM Cikampek, TBBM Ujung Berung - Bandung Group, TBBM Padalarang - Bandung Group, TBBM Tasikmalaya, dan TBBM Tanjung Gerem Banten.***

Bagikan: