Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Sikapi Utang dengan Bijak, Simak 3 Tips Berikut

Tim Pikiran Rakyat
Ilustrasi.*/DOK Kredivo
Ilustrasi.*/DOK Kredivo

SAAT kamu sedang menikmati pinjaman tunai dan dibayarkan secara berkala, terkadang kita merasa utang kita terus menumpuk seakan tak kunjung selesai. Hal ini tentu saja menjadi hal yang tidak diinginkan apalagi saat kita mulai merasa tidak mampu untuk melunasi utang tersebut. Ketika kita sedang berada di situasi seperti ini, ada baiknya kita mulai mencari cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi utang tersebut. 

Jika Tidak Bijak, Kamu Akan Terlilit Utang

Menggunakan layanan pinjam dana untuk kebutuhan darurat memang dapat membantu. Meskipun biasanya sudah dikirimkan tagihan secara teratur, tetap saja ada yang lalai membayar tepat waktu karena terlalu disibukkan dengan kegiatan sehari-hari. Keterlambatan dalam membayar tagihan dengan tepat waktu bisa membuat utang menjadi menumpuk, tentu saja disertai dengan denda keterlambatan dan bunga yang terus berjalan.

Buat kamu yang gemar berbelanja, terkadang memang suka gelap mata yang mengakibatkan saat akhir bulan tagihan membengkak. Saat sedang berbelanja dan memutuskan untuk menggunakan cicilan dalam membayar, ada baiknya untuk melihat lagi berapa total penghasilan bulanan dan apakah kamu mampu menyisihkan sekian persen untuk langsung digunakan untuk pembayaran cicilan. Mereka yang biasanya mengajukan pinjaman tanpa mempertimbangkan kemampuan membayar bisa saja menunggak dan menumpuk utang hingga tidak lunas.

3 Cara Bijak Sikapi Utang

Nah, sekarang kamu sudah tau bahwa ada konsekuensi yang menanti jika tidak bijak dalam menggunakan utang. Selanjutnya, cek tips bagaimana menghadapi utang dengan bijak.

1.    Membuat Strategi Pembayaran

Hanya bermodal niat saja tidak cukup, kamu juga harus mempunyai strategi yang jitu untuk melunasi pembayaran tagihan cicilanmu dengan cara membuat:
●    Daftar total pemasukan keuangan setiap bulannya.
●    Daftar pengeluaran yang bervariasi setiap bulannya, misalnya daftar belanja makanan dan pakaian.
●    Daftar pengeluaran yang kurang lebih tetap setiap bulannya harus dibayar, misalnya saja asuransi, biaya listrik, air, atau makan sehari-hari.
●    Daftar pengeluaran yang termasuk dalam utang atau pinjaman.

Dengan membuat daftar bujet seperti ini, maka kamu bisa memahami posisi finansial diri sendiri serta mampu membuat rencana pembayaran yang tepat. Selain itu, pembuatan rencana bujet seperti ini bisa menunjukkan kepada diri sendiri kemampuan finansial diri kita sendiri. Apakah kita mampu untuk memenuhi semua kebutuhan atau justru memiliki resiko finansial di masa yang akan datang? Semoga pertanyaan ini bisa kamu jawab, ya.

2.    Prioritaskan Membayar Utang Saat Memiliki Dana Tambahan

Ingat, utang itu kewajiban. Mengikuti keimpulsifan diri hanya kemauan semata. Jadi, bila kamu mendapatkan dana tambahan entah itu dari kerja sampingan, bonus kinerja akhir tahun, tidak ada salahnya untuk memprioritaskan dana yang didapat untuk membayar kewajiban kita. Dengan cara seperti ini, akan sangat membantu mengurangi beban keuangan.

3.    Perketat Anggaran Belanja

Kembali ke persoalan kewajiban dan kemauan. Bila kamu mencoba menjabarkan daftar-daftar yang ada di poin 1, kamu sudah tahu mana kewajiban yang harus dibayarkan dan mana kemauan yang masih bisa kamu turuti. Bila keuangan kamu tidak mampu menuruti kemauan diri sendiri maupun kebutuhan-kebutuhan tersier, ada baiknya berlapang dada dan bersabar untuk menunda pembelanjaan tersebut demi kesehatan keuangan kamu.

Selain tips tersebut, bila kamu mau meminjam atau mengajukan cicilan untuk suatu kebutuhan, ada baiknya juga cermat memilih layanan keuangan. Pastikan kamu juga memilih layanan keuangan yang menguntungkan, dari segi bunga dan proses yang cepat.

Kredivo contohnya, adalah salah satu fintech Indonesia yang terpercaya dalam proses pendaftaran yang cepat dan berbiaya rendah. Hanya cukup mempunyai smartphone, KTP dan menghubungkan Kredivo ke akun internet banking, nikmati pinjaman dengan limit sampai dengan Rp30 juta yang bisa gunakan di 250+ merchant e-commerce yang sudah bekerja sama dengan Kredivo. Bunga yang dikenakan Kredivo untuk belanja mulai dari nol persen untuk tenor 30 hari, atau 2,95 persen per bulan untuk tenor 3, 6, dan 12 bulan. 

Akhir kata, jasa layanan keuangan seperti pinjaman tunai, dana cepat maupun kredit seperti pisau bermata dua; jika digunakan secara bijak dapat memberikan banyak manfaat namun jika tidak, akan berdampak negatif bagi diri kita sendiri.***
 

Bagikan: