Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Cerah berawan, 30.1 ° C

BJB Luncurkan QR Code Akhir Agustus

Ai Rika Rachmawati
KOMISARIS Utama Bank BJB, Farid Rahman disaksikan Dirut Yuddy Renaldi dan Direktur Operasional Tedi Setiawan berbicara pada acara Media Gathering di Denpasar, Sabtu, 24 Agustus 2019. Bank BJB saat ini tengah berfokus mengembangkan dan memperkuat layanan perbankan digital untuk percepatan bisnis dan peningkatan layanan kepada nasabah.*/ANTARA
KOMISARIS Utama Bank BJB, Farid Rahman disaksikan Dirut Yuddy Renaldi dan Direktur Operasional Tedi Setiawan berbicara pada acara Media Gathering di Denpasar, Sabtu, 24 Agustus 2019. Bank BJB saat ini tengah berfokus mengembangkan dan memperkuat layanan perbankan digital untuk percepatan bisnis dan peningkatan layanan kepada nasabah.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank BJB) akan meluncurkan sistem pembayaran berbasis Quick Response (QR) Code pada 31 Agustus. Soft launching akan dilakukan di kawasan Braga, Bandung.

Demikian diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Bank BJB, Yuddy Renaldi, pada Media Gathering Bank BJB di Seminyak, Bali, Sabtu, 24 Agustus 2019. Ia mengatakan, QR code BJB telah sesuai dengan QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang baru saja diluncurkan Bank Indonesia (BI) pada 17 Agustus. 

"Sebelumnya kami sudah melakukan uji coba QR Code di lingkungan internal Bank BJB dan berjalan mulus," tuturnya.

Bank BJB, menurut dia, juga sudah mengantongi izin dari BI untuk memberikan layanan QR Code bagi masyarakat. QR Code BJB tersebut akan terkoneksi dengan BJB Digi, aplikasi mobile banking dari Bank BJB. 

Yuddy mengatakan bahwa layanan QR code merupakan salah satu strategi Bank BJB untuk memperkuat layanan digital. Upaya tersebut menjadi strategi Bank BJB untuk mendongkrak rasio dana murah (curent account saving account/CASA).

"CASA ratio Bank BJB masih di bawah 50%. Kami menargetkan, dengan digitalisasi, CASA Bank BJB bisa naik menjadi 52%," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bank BJB sudah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 800 miliar untuk mengembangkan layanan digital. Dana tersebut akan diinvestasikan untuk peningkatan infrastruktur TI Bank BJB .

Direktur IT, Treasury, dan International Banking Bank BJB, Rio Lanasier, mengatakan, pengembangan TI merupakan strategi Bank BJB dalam mendongkrak pendapatan berbasis komisi (fee based income) serta meningkatkan efisiensi operasional. Menurut dia, berdasarkan sebuah study, digitalisasi akan meningkatkan efisiensi operasional hingga 70%.

"Seiring dengan pergeseran kehidupan ke arah digital, industri perbankan pun dituntut untuk terus melakukan inovasi guna merespon kebutuhan konsumen. Mereka yang lamban mengadaptasi perubahan, akan tergilas," kata Rio.

Untuk itu, menurut dia, Bank BJB terus melakukan langkah perbaikan guna mencapai pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan. Ia mengatakan, Bank BJB akan terus fokus mengembangkan dan memperkuat layanan perbankan digital.

"Untuk pengembangan jangka pendek, Bank BJB akan melakukan akselerasi produk dan layanan elektronik serta digital banking, termasuk di antaranya pengembangan e-money server based untuk transaksi menggunakan QR Code," kata Rio.

Bank BJB, menurut dia, juga akan melakukan perluasan fitur dari mobile banking Bank BJB, termasuk BJB Digi yang lebih user friendly. Selain itu juga akan melakukan integrasi bisnis digital dengan perusahaan fintech, termasuk e-commerce dan self-service banking machine atau e-kiosk dan informasi melalui chat bot. 

Sedangkan untuk pengembangan jangka panjang, Bank BJB akan mengoptimalkan kolaborasi dengan pemerintah saerah (Pemda) dalam bentuk elektronifikasi layanan pengelolaan keuangan daerah. Beberapa diantaranya adalah digitalisasi layanan publik dan pemerintah serta mendukung Program Smart City. 

Optimalisa kolaborasi tersebut, menurut dia, dilakukan di tengah berjalannya beberapa program kolaborasi dengan Pemda yang saat ini telah berlangsung. Layanan-layanan tersebut antara lain adalah PBB-P2, E-Samsat, T-Samsat, Samsat J'bret, Sambat, IBC dan KKP. 

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Pikiran Rakyat mendapatkan penghargaan sebagai Media Cetak Terbaik. Penghargaan diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat, Noe Firman.***

Bagikan: