Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Cerah berawan, 20.2 ° C

Pelaku UMKM Jangan Segan Pinjam Modal, Kini Makin Dipermudah

Shofira Hanan
SEJUMLAH pengunjung mendatangi stan UMKM yang memamerkan produk asli lokal, di Alun-alun Cianjur, Jumat 16 Agustus 2019.*/SHOFIRA HANAN/PR
SEJUMLAH pengunjung mendatangi stan UMKM yang memamerkan produk asli lokal, di Alun-alun Cianjur, Jumat 16 Agustus 2019.*/SHOFIRA HANAN/PR

CIANJUR, (PR).- Pemerintah Kabupaten Cianjur mengharapkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Cianjur mulai memperbanyak ekspor produk mereka. Ada 13 sektor UMKM yang potensial dan memiliki keunggulan yang bisa bersaing di dunia bisnis.

Kepala Dinas UMKM Perdagangan Industri dan Perdagangan Himam Haris mengatakan, Cianjur memiliki berbagai jenis produk UMKM. Saat ini, produk olahan makanan pun dinilai cukup menonjol dan bisa dikatakan bersaing.

“Banyak olahan makanan kita yang enak-enak, bisa bersaing lah dengan jenis produk banyak daerah,” ujar Himam, di Alun-alun Cianjur dalam kegiatan Hari Jadi UMKM Nasional, Jumat 16 Agustus 2019.

Jenis makanan olahan itu di antaranya keripik, minuman, hingga kue kering berbahan dasar tauco. Menurut Himam,  rasa yang diberikan sangat terjamin dan  pasar pun membuktikan itu dengan minat yang cukup tinggi.

Hal tersebut, dinilai sebagai tren positif yang menjanjikan bagi perkembangan UMKM di Cianjur. Apalagi, lanjut Himam, bahwa UMKM lokal sedang belajar ‘naik kelas’.

“Dari mulai pemula, mikro, dan kecil. Belum sampai ada yang ke tingkat menengah. Tapi itu sudah bagus,” kata dia.

Ia sangat mengharapkan, ke depannya pemerintah dan pelaku UMKM bisa terus bersinergi dengan melakukan kegiatan promosi dalam sebulan sekali. Menurut dia, kegiatan UMKM tidak boleh berhenti.

Bahkan, pelaku UMKM tidak perlu khawatir dengan kebutuhan pembiayaan atau permodalan yang seringkali menjadi hambatan usaha mereka. “Ayo terus ajukan (bantuan permodalan), dengan sejumlah persyaratan yang terpenuhi maka akan ada bantuan atau dukungan,” ucapnya.

Dukungan izin usaha

Setidaknya, tahun ini ada lebih dari 230 UMKM yang ditargetkan bisa mendapat bantuan dari kementerian. Akan ada bantuan, salah satunya dukungan izin usaha mikro kecil yang terintegrasi dengan kementerian terkait.

“Akan dilakukan lagi pendataan para pelaku UMKM, yang sudah bergerak ya,” kata Himam.

Hingga saat ini, diketahui Cianjur juga mulai mengembangkan ekonomi kreatif dari sektor busana muslim. Sektor tersebut dinilai potensial, karena produk asli Cianjur sekarang sudah menembus pasar Jakarta. 

Sementara itu, Sekretaris Menteri Koperasi UKM RI, Rully Indrawan mengatakan, masyarakat perlu mengetahui bahwa UMKM perlu terus didukung.

“Ekonomi kita itu ditopang oleh pelaku UMKM. Sebanyak 99,7 persen pelaku ekonomi kita bergerak di UMKM,” ujar dia.

Ke depannya, untuk meningkatkan daya saing maka UMKM akan dikelompokkan menjadi koperasi-koperasi. Sistem tersebut, diharapkan bisa menumbuhkan UMKM dan koperasi pun memainkan peranannya untuk mendukung.

Ia mengharapkan, nantinya kesejahteraan bisa meningkat bersinergi dengan pembangunan daerah yang juga bertumbuh. Rully menambahkan, kementerian juga terus mendorong pelaku UMKM dengan memberikan pendampingan hingga mereka siap.

“Setelah siap, akan dibantu modal usaha. Ini jadi upaya sistematis untuk menguatkan ekonomi berbasis masyarakat,” ujar Rully.***

Bagikan: