Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Bursa Kerja Khusus Bantu Penempatan Tenaga Kerja

Tim Pikiran Rakyat
Ilustrasi/DOK PR
Ilustrasi/DOK PR

SERANG,(PR).- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang sudah berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 5.561 orang hingga Juni ini. Dengan capaian tersebut Disnaker meyakini hingga akhir tahun akan mampu menyerap angka pengangguran hingga 1,5 persen.

Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Disnakertrans Kabupaten Serang Ugun Gurmilang mengatakan, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang ada di tiap SMK, hingga Juni ini telah ada 5.561 orang pencaker yang berhasil ditempatkan. "Jadi saya kawinkan BKK dengan perusahaan," ujarnya, Minggu 4 Agustus 2019.

Ugun mengatakan, angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2018 yang hanya mampu menyerap 3.966 orang dalam setahun. "Jadi Alhamdulillah mudah-mudahan dengan kerja sama yang dibangun silaturahmi antara BKK, perusahaan dan HRD mulai bisa mengurangi," tuturnya.

Walau demikian kata dia, jumlah serapan tersebut masih kecil yakni hanya 20 persen dari total seluruh perusahaan di Kabupaten Serang. Sebab jumlah pencaker hingga Juni saja sudah mencapai 25 ribu orang.

Saat ini, kata dia, SMK 1 Kragilan adalah salah satu SMK yang baik dalam penempatan tenaga kerja. Oleh karena itu pihak ya terus mendukung apa yang dilakukan oleh SMK tersebut. "Bila perlu yang menempatkan paling banyak akan diberi penghargaan," katanya.

Ke depan, kata dia jika perda ketenagakerjaan sudah ketok palu, pihaknya akan lebih gencar menyosialisasikan agar perusahaan melaporkan lowongan pekerjaanya ke dinas. Sebab data pencaker semua ada di dinas. "Makanya saya berharap setelah ada perda perubahan ini sekalian saya sosialisasi dan menekankan ke mereka (perusahaan). Karena wajib diinformasikan ke dinas, kalau sekarang banyak di luar (rekrutmen) tapi kadang ada laporan ke kita juga," tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini data pencaker yang dimiliki oleh dinas sudah berbasis online by name by adress. Oleh karena itu ketika ada perusahaan yang lapor buruh karyawan, akan lebih mudah memberikannya. "Seperti Waskita Karya Infrastruktur nanti tanggal 6-7 ada rekrutmen. Kita insyallah sedang buat aplikasi, saya merancang semua ketemu di online, perusahaan akan kita kasih password, dan itu hanya bisa dilihat oleh yang buat kartu kuning. Kita pengangguran pertama di Banten, 12,78 persen saya yakin 2019 turun 1,5 persen itu sudah berapa puluh ribu. Saya yakin optimis," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin.***

Bagikan: