Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Cerah berkabut, 25.1 ° C

Logo Baru Gojek, Nadiem Makarim Jelaskan Maknanya

Yusuf Wijanarko
Gojek/DOK. PR
Gojek/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Gojek resmi mengganti logo dari semula simbol sepeda motor menjadi bulatan yang dapat diartikan dalam berbagai hal. Logo baru Gojek saat ini berupa lingkaran besar yang tidak tertutup di luar dan bulatan kecil di dalamnya.

Logo baru Gojek itu terinspirasi dari roda ojek sepeda motor, layanan awal Gojek. "Gojek sekarang sudah menjadi simbol yang lebih besar dari ojek. Gojek bukan lagi hanya ride hailing atau pembayaran, tapi, gabungan dari semua," kata CEO Grup Gojek Nadiem Makarim di Jakarta, Senin 22 Juli 2019 kepada Antara.

Logo baru Gojek dapat diartikan berbagai macam, mulai dari ojek, simbol lokasi di aplikasi peta, sampai interpretasi pengendara motor yang memakai helm jika dilihat dari atas.

Alasan penggantian logo Gojek sudah dipikirkan sejak setahun belakangan. Nadiem Makarim menilai, Gojek saat ini sudah berkembang sangat jauh dari saat semula diluncurkan sehingga ada banyak pelaku industri yang perlu mereka wakili dalam logo.

Logo baru Gojek dinamai Solve, berasal dari bermacam layanan yang ada di platform tersebut untuk membantu keseharian pengguna.

Aplikasi super berbasis tiga hal

Meski berganti logo, tidak ada perubahan dalam model bisnisnya. Gojek ingin berganti citra dari layanan ride hailing dan pembayaran menjadi aplikasi super yang berbasis tiga hal.

"Gojek saat ini adalah ekosistem dari tiga aplikasi super yang menggerakkan manusia, barang, dan uang," kata salah seorang pendiri Gojek, Kevin Aluwi.

Layanan yang diberikan Gojek saat ini mencakup ketiga hal tersebut, tidak lagi aplikasi pemesanan transportasi, tetapi berkembang menjadi layanan pengantar barang, termasuk makanan, serta sistem pembayaran dengan Gopay.

Layanan Gojek berkembang pesat selama tiga tahun terakhir berkat pemanfaatan machine learning, kecerdasan buatan, hingga teknologi terkini lainnya.

Logo baru Gojek tidak berpengaruh terhadap investasi mereka untuk atribut seragam yang mencakup jaket dan helm. Menurut Nadiem Makarim, secara berkala mereka menyediakan jaket dan helm untuk para mitra setelah beberapa waktu digunakan.***

Bagikan: