Pikiran Rakyat
USD Jual 14.075,00 Beli 14.173,00 | Umumnya cerah, 32.6 ° C

Diskon Pajak Besar-besaran, Pelaku Usaha Girang

Yulistyne Kasumaningrum
ILUSTRASI insentif pajak.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI insentif pajak.*/DOK. KABAR BANTEN

BANDUNG, (PR).- Pelaku usaha Jawa Barat menyambut positif langkah pemerintah yang akhirnya mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010. Dalam aturan tersebut, tertuang kebijakan diskon pajak besar-besaran untuk pengusaha yang berinvestasi di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Dedy Widjaja mengatakan, kebijakan pemerintah tersebut sangat berpengaruh bagi performa industri. Keputusan pemerintah tersebut akan mendorong pertumbuhan industri lebih baik lagi. Kalangan pengusaha juga yakin, produk yang dihasilkan akan mampu bersaing dengan produk impor yang sejak beberapa waktu terakhir terus menggempur pasar domestik.

“Keputusan ini akan sangat berpengaruh. Ke depan industri kita akan lebih bergeliat,” katanya di Bandung, Rabu, 10 Juli 2019. 

Dedy menuturkan, setidaknya ada dua hal yang menjadi dampak dari kebijakan tersebut. Pertama, pengurangan pajak akan merangsang hadirnya investasi baru, khususnya investasi asing.

Alasannya, dengan adanya kebijakan tersebut, besaran pajak di tanah air mendekati besaran pajak di negara Asean lainnya, sehingga minat investor asing untuk menanamkan investasinya di Indonesia semakin tinggi.

“Dengan perang dagang saat ini, investor akan mencari tempat yang lebih nyaman. Dengan tax yang lebih kecil akan lebih bisa menembus pasar global,” katanya.

Adapun dampak kedua dari kebijakan tersebut, lanjut Dedy, daya saing produk tanah air akan meningkat karena biaya produksi lebih rendah. Dengan demikian, harapannya tidak hanya dapat bersaing di pasar global, produk lokal Indonesia pun dapat kembali merajai pasar domestik.

“Hal ini akan menstimulus industri untuk bergerak lebih jauh. Namun, kami berharap agar aturan lainnya seperti aturan perburuhan, perijinan, dan aturan lainnya bisa diperbaiki,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan memberikan diskon pajak penghasilan besar-besaran ke pengusaha hingga 300%. Insentif pajak tersebut dimuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan.

Dalam peraturan tersebut pada pasal 29 dijelaskan penerima diskon tersebut adalah wajib pajak yang melakukan penanaman modal baru yang merupakan industri pionir, yang tidak mendapatkan fasilitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31A Undang-Undang Pajak Penghasilan dapat diberikan fasilitas pembebasan atau pengurangan Pajak Penghasilan badan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Kemudian, Pasal 29 ayat 2 berbunyi industri pionir sebagaimana dimaksud merupakan industri yang memiliki keterkaitan yang luas, memberi nilai tambah dan eksternalitas yang tinggi, memperkenalkan teknologi baru, serta memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional.***

Bagikan: