Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 26.3 ° C

Produk Fintech Semakin Meluas, Bukti Meningkatnya Kepercayaan Masyarakat

Tim Pikiran Rakyat
MANAGING Director Amar Bank Vishal Tulsian.*/ISTIMEWA
MANAGING Director Amar Bank Vishal Tulsian.*/ISTIMEWA

JAKARTA, (PR).- Status Amar Bank Indonesia memasuki babak baru dengan menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 2 per 20 Juni 2019. Dengan kualifikasi ini, maka Amar Bank dapat lebih luas lagi memberikan layanan digital maupun layanan perbankan lainnya.

Melalui produk fintech Tunaiku yang telah bergerak selama lima tahun terakhir, di tahun 2019 ini modal inti bank telah mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Padahal di tahun 2014, modal intinya sebesar Rp 130 miliar. Capaian ini termasuk luar biasa karena bisa mendapat status BUKU 2 dalam kurun waktu 5 tahun.

Presiden Direktur Amar Bank Tuk Yulianto mengatakan, “Untuk masuk kategori BUKU 2 membutuhkan modal di atas Rp 1 triliun. Amar Bank berhasil menambah setoran modal lebih dari Rp 500 miliar sehingga modal inti Amar Bank telah melebihi 1 triliun rupiah. Dengan masuk kategori BUKU 2, kami akan lebih leluasa dan lebih mudah lagi memberikan layanan digital bagi masyarakat Indonesia dan mendorong Tunaiku untuk tumbuh lebih besar melayani masyarakat Indonesia," ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.

Di tempat yang sama Managing Director Amar Bank Vishal Tulsian mengatakan meningkatnya status Amar Bank menjadi BUKU 2 akan membuat visi besar perusahaan untuk membawa senyum ke lebih dari 200 juta wajah pada tahun 2025 di Indonesia menjadi lebih dekat. Untuk mendukung visi kami itu, dalam waktu dekat akan diluncurkan Tunaiku Bisnis, sebuah produk digital untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," ujarnya.

Amar Bank telah menunjukkan pertumbuhan yang cepat sejak 2014. Dana Pihak Ketiga (third party funds) yang pada 2014 baru mencapai 31 miliar rupiah, setelah BUKU 2 dapat mencapai 1,4 Triliun rupiah (per 23 Juni 2019). Hal ini merupakan bukti dari kepercayaan masyarakat terhadap Amar Bank, sehingga Dana Pihak ketiga dapat meningkat dengan tajam.

Selain memberikan layanan keuangan melalui kantor cabang, Amar Bank juga memberikan akses ke layanan perbankan digital melalui Tunaiku untuk KTA digital yang kini tersedia di 16 kota. “Kami berharap melalui dua produk ini, kantor konvensional serta digital, dapat membantu mempermudah  akses masyarakat ke layanan perbankan (inklusi finansial). Dan juga terus membantu perekonomian masyarakat untuk terus tumbuh,” ungkap Vishal.***

Bagikan: