Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya cerah, 27 ° C

200 E-Waroeng Siap Distribusikan 520 Ton Beras Medium

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi beras medium.*/DOK. KABAR BANTEN
FOTO ilustrasi beras medium.*/DOK. KABAR BANTEN

SERANG,(PR).- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang akan menyuplai 520 ton beras kualitas medium untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang mulai bergulir Juni ini. Beras tersebut akan dipersiapkan dari komunitas penggilingan padi dan PT Agro Serang Berkah (ASB) dan disalurkan melalui 200 E-Waroeng.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, sebelumnya Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta kepada Kepala Distan agar semua beras BPNT merupakan produksi Kabupaten Serang. “Jadi komunitas penggilingan padi dan ASB itu yang memasok beras untuk BPNT,” Ujar Zaldi, Sabtu 15 Juni 2019.

Zaldi mengatakan, namun demikian pihak komunitas dan ASB akan mengajukan prosedur terlebih dahulu kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah untuk kemudian disetujui. Selanjutnya usulan dari komunitas dan ASB itu akan diverifikasi oleh tim lintas koordinasi. “Setelah itu ada persetujuan dari ibu (Bupati) secara prinsip. Tapi intinya ibu menginginkan BPNT ini berasnya dari Kabupaten Serang,” tuturnya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin.

Ia mengatakan, untuk distribusi BPNT ada 200 E-Waroeng yang telah disiapkan. Dengan demikian, untuk memasok 200 E-Waroeng tersebut dibutuhkan 520 ton beras per bulannya. “Penggilingan padi sanggup kalau per bulan (520 ton),” ucapnya.

Untuk sistem suplai sendiri, nantinya akan dibentuk kontrak dengan masing-masing E-Waroeng. Pendistribusiannya sendiri akan dilakukan langsung melalui E-Waroeng. “Nanti kan pembayarannya setelah sudah ada pembelian baru diverifikasi, pembayaran beras itu ke PT ASB atau siapapun yang disetujui jadi penyuplai,” katanya.

Zaldi mengatakan, beras yang dipersiapkan berkualitas medium. Rencananya, pihaknya akan mulai menyuplai beras tersebut per Juni ini. “Cuma mungkin secara administratif dulu harus ditempuh juknisnya, kalau teknis penggilingan padi kita siap. Kalau penggilingan padi 500 ton itu ada dan terus berputar per bulannya,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Ahmad Saefudin mengatakan, BPNT dipastikan akan mulai berjalan Juni ini. Total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 53.427 jiwa dan tersebar di 29 kecamatan. Pelaksanaan pendistribusian BPNT akan mendapat pendampingan dari pihak kepolisian. “Dipusat kerjasama dengan kepolisian, jadi nanti ada pendampingan dari aparat kepolisian, tapi itu juga tergantung dari kepolisian,” ujarnya.

Saefudin mengatakan, keluarga penerima manfaat nantinaya akan menerima bantuan senilai Rp 110 ribu per bulan. Namun bantuan ini tidak dapat diambil dalam bentuk uang, melainkan kebutuhan pokok seperti beras dan telur. “Belanjanya ke E Waroeng pakai kartu, alatnya dipinjamkan oleh bank. Jadi se Indonesia dibagi bagi, ada yang BRI, Danamon, kalau kita BTN. Ada 200 titik E waroeng yang disiapkan dari APBD dan 5 dari pusat,” tuturnya.***

Bagikan: