Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 28 ° C

Mudik Lebaran, Penumpang Bandara Husein Sastranegara Menurun

Yulistyne Kasumaningrum
PETUGAS melayani penumpang di counter check-in, di Bandara Husen Sastranegara, Kota Bandung, Kamis, 30 Mei 2019. Jumlah penumpang lebaran yang menggunakan pesawat saat ini mengalami penurunan yang signifikan.*/ADE BAYU INDRA/PR
PETUGAS melayani penumpang di counter check-in, di Bandara Husen Sastranegara, Kota Bandung, Kamis, 30 Mei 2019. Jumlah penumpang lebaran yang menggunakan pesawat saat ini mengalami penurunan yang signifikan.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Imbas kenaikan harga tiket pesawat, jumlah penumpang di Bandara Husein Sastranegara selama musim mudik lebaran tahun ini mengalami penurunan. Tak sedikit penumpang yang membatalkan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara dan memilih berangkat melalui Bandara Soekarno Hatta.

General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Andika Nuryaman mengatakan, secara umum dibandingkan dengan tahun lalu jumlah penumpang di bandara tersebut pada tahun ini lebih rendah. Diperkirakan sejak awal tahun hingga Mei ada penurunan dikisaran 17-18 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018.

“Dampak dari tiket mahal ada pengaruhnya. Cukup banyak yang membatalkan. Dari awal tahun hingga saat ini jumlah penumpang turun,” katanya di Bandung, Kamis, 30 Mei 2019.

Khusus selama musim mudik, Andika menuturkan, pada tahun ini meski mulai menunjukkan peningkatan jumlahnya tidak signifikans. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya terjadi lonjakan yang cukup signifkans dari sisi jumlah penumpang dan juga penambahan jadwal penerbangan.

“Untuk ekstra flight jumlahnya pun tidak terlalu banyak. Hanya beberapa, ke Padang dan Bandara Halim Perdanakusumah. Tahun lalu lonjakannya tinggi hingga cukup banyak ekstra flight. Untuk puncak arus mudik, diperkirakan akan terjadi pada Sabtu-Minggu, biasanya Surabaya, Ujung Pandang dan Denpasar,” katanya.

Manager of Airport Operation and Services Suwarsono menambahkan data penerbangan sejak H-10 hingga H-7 lebaran masih mengalami minus. Kondisi tersebut juga terjadi dihampir seluruh bandara di angkasa pura.

Oleh karena itu, diprediksi jumlah penumpang dan penerbangan selama musim mudik tahun ini akan mengalami penurunan.

“Tahun lalu persentase pertumbuhan, total selama masa mudik untuk penumpang penerangan internasional dan domestik mencapai 6,47%, sedangkan untuk pesawatnya 8,96%. Dari tahun ke tahun pertumbuhannya selalu positif," ujarnya.

SEJUMLAH penumpang antre saat akan check-in, di Bandara Husen Sastranegara, Kota Bandung, Kamis, 30 Mei 2019. Jumlah penumpang lebaran yang menggunakan pesawat saat ini mengalami penurunan yang signifikan.*/ADE BAYU INDRA/PR

Akibat turunnya jumlah penumpang selama musim mudik, Andika mengatakan hingga saat ini tiket penerbangan dari Bandara Husein ke sejumlah daerah masih tersedia cukup banyak. Berbeda dengan tahun sebelumnya ketika tiket menjelang hari H sudah ludes terjual sejak jauh-jauh hari.

“Ada sebagian yang memilih berangkat melalui Jakarta, karena selain perbedaan harga yang lebih rendah, juga untuk menuju ke bandara tersebut sudah ditunjang dengan beragam moda transportasi seperti travel, bus, dan juga kereta api,” katanya.

Kendati mengalami penurunan, Andika mengatakan pihaknya tetap menghadirkan posko siaga untuk mendukung keamanan dan kelancaran musim mudik-balik. Posko tersebut merupakan layanan gabungan bersama maskapai penerbangan, TNI AU, Dishub, imigrasi, dan instansi lain.

“Posko sudah mulai beroperasi dari sejak kemarin, Kamis (29 Mei 2019) hingga 13 Juni mendatang. Seluruh stakeholder di bandara sudah dikoordinasikan untuk mendukung kelancaran dan mengamankan keadaan di bandara. Termasuk untuk menangani hal-hal kegawatdaruratan," ujarnya.***

Bagikan: