Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 28.1 ° C

Ramadan, Startup Digital Catat Rekor Lonjakan Transaksi

Ai Rika Rachmawati
Ilustrasi.*/CANVA
Ilustrasi.*/CANVA

BANDUNG, (PR).- Tokopedia, OVO, dan Grab mencatat peningkatan transaksi yang cukup signifikan sepanjang Ramadan tahun ini. Bahkan, Tokopedia mengaku mencatat rekor tertinggi penjualan pada Ramadan tahun ini.

Vice President of Regional Growth Expansion Tokopedia, Indra Yonathan, mengatakan, minat masyarakat untuk berbelanja online terus menanjak. Mereka bukan hanya berbelanja pada siang hari sambil menunggu buka, tapi juga malam hari sambil menunggu sahur.

"Ada fenomena unik selama Ramadan ini. Masyarakat banyak yang memanfaatkan promo malam hari. Hal itu terlihat dari peningkatan transaksi mulai pukul 00.00WIB sampai selesai sahur," ujarnya, di Bandung, Selasa, 28 Mei 2019.

Setelah itu transaksi melandai dan kembali naik setelah pukul 9.00 WIB pagi. Selain karena banyaknya promo yang ditawarkan, menurut dia, tingginya peningkatan transaksi malam karena banyaknya generasi milenial yang menunggu waktu sahur sambil berbelanja.

"Untuk total transaksi, tahun ini kami mencapai rekor," ujarnya. 

Berdasarkan data yang sempat dirilis sejumlah marketplace pada Ramadan tahun sebelumnya, biasanya transaksi e-commerce selama Ramadan meningkat hingga lebih dari dua kali lipat. Apalagi, banyak marketplace yang pada periode tersebut kerap membuat promo menarik.

Head of Area West & East Java Grab Indonesia, Yose Arizal, mengatakan, bukan hanya marketplace, Grab juga mengalami peningkatan transaksi selama Ramadan. Pada dua pekan pertama Ramadan, pihaknya banyak mendapatkan permintaan Grabfood.

"Kalau mendekati akhir Ramadan biasanya yang meningkat adalah permintaan Grab Bike menjelang berbuka. Tujuan pengantaran sebagian besar adalah resto dan rumah makan," tuturnya.

Hal serupa diungkapkan Director OVO, Johnny Widodo. Menurut dia, Ramadan adalah periode peningkatan transaksi bagi umumnya pelaku usaha, baik di sektor digital maupun konvensional.

"Kalau sampai tidak mengalami peningkatan transaksi, berarti ada yang salah dengan usaha tersebut," ujarnya.

Sementara itu, pada Minggu, 26 Mei 2019 kemarin, ketiga startup digital tersebut berkolaborasi menggelar Festival Patungan untuk Berbagi Hadir di Monumen Perjuangan, Jln. Dipati Ukur, Bandung. Secara keseluruhan mereka menggelar kegiatan tersebut di delapan kota besar di Indonesia.

"Festival Patungan Untuk Berbagi menjadi kelanjutan dari kolaborasi gerakan sosial berbasis digital terbesar di Indonesia. Kampanye tersebut mengajak semua masyarakat Indonesia untuk berdonasi melalui platform OVO, Grab dan Tokopedia selama Ramadan.

"Tujuannya adalah untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak yatim piatu di tanah air agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkesinambungan melalui Rumah Yatim. Total sampai saat ini sudah terkumpul lebih dari Rp 5 miliar," ujar Johnny.***

Bagikan: