Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Sebagian berawan, 20.1 ° C

Sebagian Jalur Tol Cisumdawu Dibuka untuk Mudik

Tia Dwitiani Komalasari
PROYEK pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di area Cisumdawu Tunnel Project di kampung Sawah Buah, desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin 18 Maret 2019. Proyek pembuatan jalan tol Cisumdawu terus digenjot sebagai upaya percepatan pembangunan nasional, khususnya di Jawa Barat.*/ADE MAMAD/PR
PROYEK pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di area Cisumdawu Tunnel Project di kampung Sawah Buah, desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin 18 Maret 2019. Proyek pembuatan jalan tol Cisumdawu terus digenjot sebagai upaya percepatan pembangunan nasional, khususnya di Jawa Barat.*/ADE MAMAD/PR

JAKARTA, (PR).- Pemerintah pusat memastikan sebagian tol Cileunyi-Sumedang Dawuan (Cisumdawu) akan dibuka sebagai jalur fungsional mudik 2019. Jalur fungsional yang akan dibuka tersebut sepanjang 5 km dan melewati terowongan Cisumdawu sepanjang 472 meter.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah rencananya akan melakukan rapat untuk mengecek perkembangan pembangunan jalan tol Cisumdawu. Namun rapat tersebut harus diulang karena ada beberapa pihak yang tidak datang.

"Rapatnya akan diulang lagi karena timnya tidak lengkap. Nanti habis Lebaran rapat lagi,"ujar Budi saat ditemui di Kantor Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman di Jakarta, Jumat 24 Mei 2019.

Selain progress pembangunan, rapat tersebut juga dilakukan untuk membahas kesiapan tol Cisumdawu sebagai jalur fungsional mudik. Namun jalur yang baru dibuka tersebut baru sepanjang 5 km.

‎"Nanti yang akan dibuka dari Cileunyi sampai terowongan. Terowongannya kan sudah selesai,"ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dia mengatakan, jalur fungsional Cisumdawu tersebut sudah siap untuk dilalui pemudik. "Itu mah tinggal diatur sama petugas di lapangan saja. Kita juga coba terowongan yang sudah selesai,"ujarnya.

Pembebasan lahan

Pria yang akrab disapa Emil tersebut mengatakan bahwa saat ini pembangunan tol Cisumdawu terkendala oleh pembebasan lahan di seksi I. Sebab seksi tersebut melintasi kawasan perumahan di sekitar Cileunyi. Dengan demikian, pembebasan lahan tersebut membutuhkan kompensasi.

"Jadi hari ini kita membahas progress, memang banyak kendala. Kalau diamati sebenarnya lebih banyak masalah pada koordinasi, sehingga kita akan rapat lagi dengan lengkap, untuk memastikan siapa-siapa yang bertangung jawab dan mengakserlerasikannya. Sudah berlalu 22 tahun, terlalu lambat kan,"ujarnya.

Emil mengatakan, ‎tol Cisumdawu merupakan salah satu titik tombak pengembangan Bandara Kertajati. Tol ini juga memiliki peranan penting dalam pengembangan segitiga Rebana di Jabar Utara.***

 

Bagikan: