Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

Setiap Ramadan Harga Pangan Merangkak Naik

Gelar Gandarasa
ILUSTRASI sembilan bahan pokok (sembako).*/DOK. PR
ILUSTRASI sembilan bahan pokok (sembako).*/DOK. PR

INDRAMAYU, (PR).- Harga sejumlah kebutuhan pangan di Kabupaten Indramayu merangkak naik pada Ramadan ini. Kenaikan diprediksi akan terus terjadi hingga Lebaran nanti. Guna menekan gejolak harga, pemerintah daerah menggelar operasi pasar.

Kenaikkan harga kerap terjadi setiap tahunnya terutama pada bulan Ramadan. Adapun bahan pangan yang mengalami kenaikkan yakni gula putih. Gula putih yang seminggu lalu hanya Rp 11.000 saja naik menjadi Rp 13.000 satu kilogramnya. Salah seorang pedagang di Pasar Indramayu Isah mengaku, dirinya tidak mengetahui pasti mengapa harga bisa naik. “Enggak tahu, setiap Ramadan juga selalu begini,” katanya, Kamis 9 Mei 2019. 

Berkenaan dengan pasokan stok, kata dia, sejauh ini masih aman. Selain gula pasir, kenaikkan juga terjadi untuk bumbu dapur seperti cabai merah. Kini cabai merah bisa mencapai Rp 28.000 per kilogram. Padahal beberapa minggu lalu hanya Rp 20.000 saja. Untuk tomat juga mengalami sedikit kenaikan harga Rp 2.000 yang kini menjadi Rp 12.000 sekilonya. Dia berharap, harga bisa terus normal hingga menjelang hari raya nanti.

Meski sejumlah kebutuhan naik, adapula kebutuhan pangan yang mengalami penurunan. Salah satunya yakni harga bawang putih yang dihargai Rp 48.000. Beberapa hari lalu harga bawang putih bisa mencapai Rp 80.000. Sejauh ini, kata Isah, jumlah pembeli masih sama dengan hari-hari biasanya.

Salah seorang pembeli Rina menuturkan, harga gula putih saat ini memang tengah naik. Dia menduga, naiknya harga terjadi karena tingginya kebutuhan masyarakat akan gula di bulan Ramadan ini. Seperti diketahui masyarakat kerap membuat makanan berbahan dasar gula seperti minuman maupun kue. “Iya naik. Semoga saja nanti naiknya tidak terlalu tinggi,” katanya.

Sementara itu, guna menekan gejolak harga pangan di pasar pemerintah daerah melakukan operasi pasar. Salah satunya dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan yang menggelar operasi pasar di depan kantornya. Bazar digelar hingga tanggal 8 Mei mendatang. Harga yang ditawarkan sedikit lebih miring dari harga pasar. Harga gula putih Rp 11.000, terigu Rp 9.000, minyak goreng Rp 11.000 per liter, dan beras kelas medium Rp 8.500 per kilogram.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu Kastilah mengatakan, bazar digelar guna menstabilkan harga di pasar. “Diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat Indramayu selama bulan Ramadan untuk mendapatkan bahan pokok murah,” katanya.***   

Bagikan: