Pikiran Rakyat
USD Jual 14.080,00 Beli 13.780,00 | Sebagian berawan, 20.2 ° C

Ini Rincian Gaji untuk Sejumlah Posisi di Industri E-commerce

Yusuf Wijanarko
Uang*/REUTERS
Uang*/REUTERS

BEBERAPA tahun belakangan, perusahaan e-commerce berada di panggung utama dalam ekonomi digital Indonesia. Dari sudut pandang pasar, pertumbuhan perusahaan itu dianggap lebih cerah dibanding perusahaan retail fisik karena jumlah konsumen di platform digital terus bertambah seiring penetrasi internet yang semakin kencang.

Akan tetapi, bagaimana dengan urusan pekerja di perusahaan e-commerce? Apakah angka pendapatan pegawainya juga selaras dengan citra perusahaan yang terlihat bonafide dan berbagai label kesuksesan yang memantik kepercayaan masyarakat?

Untuk menemukan menjawab pertanyaan itu, kami mengumpulkan daftar profesi menjanjikan di perusahaan e-commerce Indonesia dan membandingkannya dengan jabatan-jabatan top di perusahaan retail fisik.

Basis data yang dipakai berasal dari olahan data estimasi gaji masing-masing profesi di 10 perusahaan top di Indonesia menggunakan informasi di situs Qerja.

Berikut kami tuangkan temuan-temuan menarik dari olahan data tersebut.

Pendapatan bulanan di industri e-commerce yang tengah naik daun

Kehadiran perusahaan rintisan berbasis ekonomi digital tidak hanya menghadirkan kanal investasi baru.

Sejumlah perusahaan rintisan berbasis ekonomi digital turut menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menyerap banyak tenaga kerja untuk memutar aktivitas di industri ini. Tidak hanya lapangan kerja di Indonesia, tapi juga di negara-negara tetangga yang ada di regional ini.

Dalam riset tren karier e-commerce Asia Tenggara, jumlah pekerja yang direkrut perusahaan e-commerce ternama di Indonesia seperti Tokopedia dan Bukalapak meningkat lebih dari 100% dalam dua tahun terakhir.

Pertambahan jumlah yang signifikan itu menunjukkan bahwa perusahaan e-commerce masih tetap menggantungkan operasionalnya pada banyak tenaga kerja manusia meski platform bisnis mereka terlihat ringkas menggunakan algoritma di internet.

Lantas, profesi apa saja yang dihargai mahal oleh perusahaan-perusahaan e-commerce di Indonesia? Dari olahan informasi di situs Qerja, kami menemukan 10 profesi dengan estimasi penghasilan bulanan tertinggi di 10 perusahaan e-commerce top Indonesia.

Kami juga menggunakan basis data di situs Qerja untuk membandingkan gaji perusahaan e-commerce dengan 10 perusahaan retail fisik versi riset Euromonitor International.

RINCIAN gaji berdasarkan posisi dalam pekerjaan/IPRICE

RINCIAN gaji berdasarkan posisi dalam pekerjaan/IPRICE

Dari infografis di atas, profesi yang berhubungan dengan divisi pengembangan bisnis dan teknologi informatika dihargai paling mahal oleh perusahaan e-commerce.

Menilik level jabatannya, perusahaan e-commerce mengalokasikan porsi uang yang banyak untuk menggaji pegawai di level jabatan manajer. Rata-rata gaji dari 10 profesi termahal ini berkisar pada angka Rp 28,3 juta.

Bila dibandingkan, estimasi angka pendapatan dari profesi termahal di perusahaan e-commerce ternyata tidak berbeda jauh dengan perusahaan retail fisik. Di perusahaan retail fisik, rata-rata gaji dari 10 profesi termahal berkisar pada angka Rp 24,2 juta. Sama seperti di perusahaan e-commerce, level jabatan manajer mendominasi profesi termahal di perusahaan retail fisik. Profesi-profesi bergaji besar di retail juga cenderung berasal dari divisi finance dan operation.

Profesi teknologi informatika punya daya tawar lebih besar?

Sejumlah orang memercayai bahwa profesi yang berhubungan dengan teknologi informatika punya daya tawar gaji lebih besar dibanding profesi lain di era digital ini. Di perusahaan e-commerce, profesi berbasis teknologi informatika pada entry level alias eksekutif punya kisaran gaji belasan juta rupiah. Malah, profesi semacam software engineer punya estimasi gaji hingga Rp 23 juta. Pada level senior alias manajer, estimasi gaji profesi IT mencapai Rp 26-75 juta.

RINCIAN gaji berdasarkan posisi dalam pekerjaan/IPRICE

RINCIAN gaji berdasarkan posisi dalam pekerjaan/IPRICE

Di perusahaan e-commerce, estimasi gaji profesi berbasis IT termahal agaknya tidak jauh berbeda dengan profesi termahal pada non-IT.

Rata-rata 10 gaji termahal profesi IT berkisar pada Rp21,1 juta, sedangkan non-IT berkisar pada Rp 20,9 juta.

Jika ada perbedaan menyolok, hal itu terletak pada level jabatan. Orang-orang yang profesinya berbasis IT tidak perlu harus berada di level manajer untuk mendapat gaji dua digit. Namun tidak demikian dengan profesi non-IT.

Di perusahaan retail fisik, porsi gaji termahal justru berasal dari profesi non-IT. Rata-rata gaji 10 posisi termahal pada profesi non-IT berkisar Rp 24,2 juta.

Rata-rata itu dua kali lipat lebih banyak dari profesi termahal IT yang hanya berada pada kisaran angka Rp 11,1 juta.

RINCIAN gaji berdasarkan posisi dalam pekerjaan/IPRICE

RINCIAN gaji berdasarkan posisi dalam pekerjaan/IPRICE

Besaran gaji profesi non-IT di perusahaan retail fisik selaras dengan bobot jabatannya. Kesepuluh profesi termahal itu berorientasi pada jabatan manajer dan kepala divisi. Sementara level jabatan profesi IT lebih heterogen meski margin antara jabatan entry level dan jabatan manager tergolong lebar.

Tiga kesimpulan penting

Terdapat beberapa poin yang bisa digarisbawahi dari data-data yang telah disajikan, yakni:

  1. Estimasi gaji profesi termahal perusahaan e-commerce maupun perusahaan retail fisik tergolong berimbang. Secara umum, bekerja di perusahaan e-commerce tidak selalu mendapat gaji yang jauh lebih besar dibanding perusahaan retail.
  2. Perusahaan e-commerce berkenan menggaji sejumlah profesi dengan angka besar meski level jabatannya masih di entry level. Hal itu berkebalikan dengan perusahaan retail fisik yang sangat memerhatikan bobot jabatan untuk pemberian gaji.
  3. Profesi yang berbasis non-IT digaji lebih mahal oleh perusahaan retail fisik. Sementara profesi IT cenderung lebih sejahtera di perusahaan e-commerce.***
Bagikan: