Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Sedikit awan, 22.2 ° C

Pucuk Kopi Arabika Warna Cokelat Bisa Buat Obat

Kodar Solihat
BUAH kopi warna cokelat, milik Maulana di Cikajang, Garut.*/DOK BPP DINAS PERKEBUNAN JAWA BARAT
BUAH kopi warna cokelat, milik Maulana di Cikajang, Garut.*/DOK BPP DINAS PERKEBUNAN JAWA BARAT

GARUT, (PR).- Kopi arabika matang warna cokelat berpeluang menjadi potensi bisnis baru komoditas ini di  Jawa Barat. Petani kopi di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut berharap adanya penelitian dan pengembangan benih kopi warna cokelat ini, jika kemudian rasanya diketahui disukai konsumen.

Petani kopi dari Kecamatan Cikajang, Maulana, Kamis, 18 April 2019 menyebutkan, di sekitar desanya diketahui ada dua pohon induk kopi warna cokelat ini, satu miliknya dan satu lagi milik masyarakat yang sudah lama berada. Kedua pohon kopi warna cokelat itu diketahui umurnya sudah tua, dimana panenannya dijual dicampurkan dengan kopi arabika atau dikonsumsi sendiri, bahkan masyarakat biasa menggunakan pucuknya berwarna ungu sebagai kopi obat.

Maulana mengatakan tak mengetahui pasti, berapa umur pohon induk kopi warna cokelat itu namun diduga sudah tua. Buah kopinya saat masih muda berwarna ungu, namun saat sudah matang menjadi berwarna cokelat.

"Jika kemudian rasanya ternyata disukai konsumen, bisa menjadi peluang baru varietas kopi yang potensi pasarnya bagus dari Jawa Barat dan pembenihannya dapat dilakukan penelitian dan pengembangan oleh pemerintah. Namun jika rasanya kurang enak, ya untuk apa dikembangkan ," ujar Maulana, saat mengikuti pelatihan pembuatan agensi pengendali hayati, pada sub unit pelayanan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, di Cikajang.
 
Petugas lapangan Balai Perlindungan Perkebunan (BPP) Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Yuda Muhammad Zaelani menduga, kopi warna cokelat ini berasal dari jenis arabika varietas Purpurascens, dengan diketahui di Cikajang sedikitnya ada lima pohon yang umurnya tampak sudah tua. Buah kopi Purpurascens diketahui saat masih matang warnanya ungu, namun setelah matang warnanya menjadi cokelat.

Informasi diterima "PR" Online dari Perkebunan Kopi Los Lajones, Boquete, Panama, Amerika Tengah,  menyebutkan, buah kopi warna cokelat adalah berasal dari jenis arabika varietas Purpurascens  dengan nama lain yaitu Purpurea dimana populasinya tersebar di seluruh Amerika Tengah. Pada  sejumlah lokasi kawasan pertanian tua, biasanya ditemukan pohon-pohon kopi arabika Purpurea  yang umurnya sekitar 30 tahun. 

Disebutkan, kopi cokelat arabika Purpurascens ini memiliki citarasa yang baik. Untuk olahan pasca panennya, juga dapat dibuat dalam bentuk kopi honey.***

Bagikan: