Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Cerah berawan, 27.2 ° C

Efek Pilpres 2019, IHSG Diprediksi Melesat Hingga 6.900 pada 2019

Yusuf Wijanarko
BURSA Efek Indonesia/ANTARA
BURSA Efek Indonesia/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Grup riset dari DBS Bank, bank beraset terbesar di Asia Tenggara, memperkirakan aliran modal asing akan semakin membanjiri pasar saham Indonesia hingga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ke level 6.900 tahun ini. hal itu bisa terjadi karena adanya sentimen positif investor menyikapi hasil hitung cepat Pilpres 2019.

"Kami menegaskan peringkat 'overweight' kami untuk Indonesia dan meningkatkan target IHSG kami dari 6.500 menjadi 6.900 berdasarkan perkiraan keuntungan 16 kali dalam 12 bulan ke depan," kata Equity Strategist Joanne Goh dan Foreign Exchange Strategist Philip Wee dari DBS Group Research, Kamis 18 April 2019.

Joanne Goh, yang merujuk hasil hitung cepat oleh 5 lembaga survei di Indonesia memperkirakan Joko WidodoMa'ruf Amin akan memimpin Indonesia pada periode 2019-2024. Jika terjadi, pelaku pasar berharap stabilitas perekonomian terjaga dan reformasi struktural perekonomian terjadi.

"Pemodal dapat mengetahui apa yang bisa diharapkan berdasarkan rekam jejak periode pertama Joko Widodo. Pembangunan infrastruktur akan berlanjut, disertai rencana lebih fokus pada pengembangan sumber daya manusia," ujarnya seperti dilaporkan Antara.

PEMBANGUNAN tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) terus berjalan di Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Selain tol layang, pembangunan tol Cimanggis-Cibitung juga dalam pengerjaan dan diprediksi rampung akhir 2019.*/TOMMI ANDRYANDY/PR

Kebijakan lain dari sisi ekonomi yang dinanti pasar adalah pemerataan kekayaan dan pengembangan desa di luar Jawa. Ada pula rencana Jokowi melanjutkan reformasi birokrasi dan menarik lebih banyak investasi manufaktur untuk mengurangi ketergantungan sumber daya alam dan mineral.

"Kami yakin bahwa pemodal akan memberikan tanggapan positif terhadap hasil Pemilu. Selama masa jabatannya (Jokowi), Indonesia berhasil menaikkan peringkatnya menjadi peringkat investasi dan berhasil melalui krisis mata uang pasar negara berkembang dalam skala kecil pada 2018 tanpa menimbulkan banyak dampak negatif pada pertumbuhan serta sistem keuangan," ujarnya.

Rupiah ditutup menguat

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore bergerak menguat merespons hasil hitung cepat Pilpres 2019.

Rupiah menguat 40 poin atau 0,29 persen menjadi Rp 14.045 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.085 per dolar AS.

NILAI tukar rupiah/ANTARA

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar menyambut positif hasil hitung cepat Pemilu 2019 dari sejumlah lembaga survei.

"Harus diakui bahwa investor memang lebih nyaman jika Jokowi kembali menjadi presiden. Sebab, terpilihnya Jokowi memberi kepastian bahwa kebijakan pemerintah tidak akan berubah signifikan. Plus berbagai reformasi struktural seperti pembenahan defisit transaksi berjalan atau current account akan dilanjutkan," ujar Ibrahim.

Nilai tukar rupiah Kamis pada pagi dibuka menguat Rp 14.003 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.000 per dolar AS hingga Rp 14.052 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp 14.016 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.066 per dolar AS.***

Bagikan: