Pikiran Rakyat
USD Jual 14.393,00 Beli 14.093,00 | Umumnya cerah, 17.3 ° C

Kopi Kuning Turunan Garut Merupakan Yellow Bourbon

Kodar Solihat
PANEN kopi arabika Priangan warna kuning dikupas kulitnya ala desa dengan alcara "ditutu".*/
KODAR SOLIHAT/PR
PANEN kopi arabika Priangan warna kuning dikupas kulitnya ala desa dengan alcara "ditutu".*/ KODAR SOLIHAT/PR

BANDUNG, (PR).- Menjelang musim panen kopi arabika Priangan, komoditas kopi jenis warna kuning memperoleh peluang pengembangan pasar ekspor. Setelah muncul pesanan dari Malaysia, minat kopi warna kuning Priangan muncul pula dari Taiwan.

Ketua Bidang Komoditas Kopi, Teh, dan Kakao Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) Jawa Barat, Iyus Supriatna, di Bandung, Selasa 16 April 2019 menyebutkan, selain pembeli dari Malaysia, juga ada calon pembeli pula daei Taiwan yang tertarik dengan kopi koning.

"Fenomena uniknya menurut mereka, bahwa setelah mereka mencoba citarasanya, sama dengan kopi Yellow Catura, terutama kopi kuning yang warna pucuknya hijau dan ukuran bijinya lebih besar daripada kopi kuning yang  warna pucuknya cokelat," ujar Iyus Supriatna, yang juga Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Barat.

Disebutkan, kopi kuning arabika pucuk hijau yang dibudidayakan pada sejumlah wilayah di Jawa Barat, merupakan turunan dari Garut. Kalangan penikmat kopi menyebut kopi kuning arabika pucuk hijau turunan Garut itu sebagai Yellow Bourbon.

Soal pembeli dari Taiwan itu, kata Iyus Supriatna,  belum memberikan volume kebutuhan mereka. Soalnya, mereka masih terus melakukan cupping test, sampai ditemukan cupping score yang stabil.

Sebelumnya. pembeli dari Malaysia sudah meminati membeli kopi kuning arabika Priangan. Di Malaysia, kopi arabika Priangan warna kuning menjadi daya tarik tinggi bagi sejumlah bisnis kafe atau kedai kopi di negara itu. ***

Bagikan: