Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya berawan, 18.7 ° C

Permintaan Ekspor Tinggi, Petani Melon Emas Terkendala Modal

Tim Pikiran Rakyat
BUAH melon mas kini menyasar pasar ekspor.*/NET
BUAH melon mas kini menyasar pasar ekspor.*/NET

CILEGON, (PR).- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon tengah mendorong peningkatan jumlah produksi melon emas. Ini lantaran jumlah permintaan melon khas Kota Cilegon ini terus meningkat, hingga mencapai 5 ton per pekan.

Kepala DKPP Kota Cilegon Hermawan mengatakan, jumlah permintaan 5 ton per pekan masih belum bisa dipenuhi para petani melon emas. Kendala para petani dalam memenuhi permintaan tersebut adalah masalah permodalan. “Biaya produksi melon emas memang tinggi. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan air, paling tidak harus ada sumur bor di sekitar kebun melon,” katanya saat dihubungi wartawan Kabar Banten, Sigit Angki Nugraha, Minggu 7 April 2019.

Menurut Wawan, panggilan akrab Hermawan, selama ini pihaknya terus berupaya membantu para petani melon emas. Salah satunya dalam hal pemasaran. “Kami turut membantu pemasaran, yakni dengan memfasilitasi petani dengan pasar modern. Baik di Cilegon maupun sejumlah kabupaten kota lainnya, bahkan sampai ekspor,” ujarnya.

DKPP Cilegon pun, lanjut Wawan, juga melakukan pembinaan kepada petani secara berkala. Seperti memberikan bantuan benih, pupuk, dan peralatan pertanian. “Kami akan coba dorong agar Cilegon menjadi sentra melon emas. Target kami dalam sepekan akan mampu memproduksi lebih dari 5 ton per pekan,” tuturnya.

Harga melon emas per kilogram sendiri, lanjut Wawan, cukup bervariatif. Dimana melon tersebut dihargai Rp 10 ribu hingga 12 ribu per kilogram. “Rata-rata berat melon emas 3 hingga 4 kilogram per buah. Dikalikan dengan harga per kilo, lumayan menjanjikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Pada Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon Suparmin mengatakan, melon emas memiliki potensi yang tinggi. Khususnya dalam hal ekspor buah-buahan, dimana jumlah permintaan ekspor melon emas pun semakin tinggi. 

"Melon emas ini potensi ekspornya tinggi. Maka itu kami sangat mendukung pengembangan pertanian melon emas. Ini pun seiring dengan program BKP (Badan Karantina Pertanian) Cilegon, yang telah mencanangkan akselerasi ekspor dalam program Agrogemilang,” ungkapnya.***

Bagikan: