Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya berawan, 23.9 ° C

Potensi Ekonomi Digital Indonesia Bernilai 130 Miliar Dolar AS di 2020

Satrio Widianto
UANG digital/DOK. PR
UANG digital/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Duta Besar RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya menekankan pentingnya perkembangan financial technology (fintech) dan blockchain serta tersedianya sumber daya manusia yang handal dalam bidang coding. Hal itu untuk memanfaatkan potensi ekonomi digital di Indonesia yang diperkirakan bernilai 130 miliar dolar AS di  tahun 2020.

“Sebagai negara yang memiliki valuasi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan valuasi sekitar 130 miliar dolar tahun 2020, yang diikuti Thailand 43 miliar dolar, Indonesia dinilai perlu untuk memanfaatkan peluang ini. Oleh sebab itu KBRI Singapura menggandeng Asosiasi Fintech Singapura untuk melakukan kerjasama yang kita saksikan bersama ini,” kata Ngurah Swajaya dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.

Hal itu disampaikan Ngurah Swajaya saat penyelenggaraan Regional Investment Forum (RIF) di ICE BSD City yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Pada kesempatan itu ditandatangani tiga buah Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama RI-Singapura di bidang ekonomi digital.

Ketiga MoU tersebut adalah pendirian WeKode Coding School antara PT RISING Innovation Ventures dan SGFintech Pte Ltd, pendirian co-working space antara PT WeKode Techno-Preneur Hub dan SGFintech Pte. Ltd, serta penyediaan talenta digital antara PT RISING Innovation Ventures dan Glexindo.

Menkominfo mengatakan, kerja sama ini adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu, guna mengatasi kurangnya talenta di bidang ekonomi digital di Indonesia. "Kami menyambut baik inisitatif PT RISING Innovation Ventures dan SGFintech Pte Ltd untuk mendirikan coding school di Indonesia," ujar Rudiantara.

Diketahui, potensi ekonomi digital Indonesia saat ini masih terbesar di ASEAN dengan adanya 4 tech unicorn dari hanya sekitar 7 di ASEAN. Indonesia memiliki ekosistem yang sangat baik untuk pengembangan startup di bidang ICT yang berkesinambungan. 
 

Hal ini bukan saja karena banyaknya persoalan yang dapat diperbaiki dengan aplikasi digital, namun juga merupakan pasar yang menjanjikan diikuti dengan pertumbuhan SDM yang baik dan regulasi yang semakin menguntungkan bagi pelaku usaha. 

Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di ASEAN yang sangat menarik untuk dijadikan destinasi investasi saat ini dan mendatang. Jumlah investasi Singapura ke Indonesia tahun 2018 mengalami kenaikan realisasi investasi sebesar 9,1% dibandingkan tahun 2017, atau sebesar 9,2 miliar dolar 

Fakta ini kembali menempatkan Singapura sebagai investor terbesar bagi Indonesia selama 5 tahun berturut-turut. Dengan besarnya transaksi ekonomi melalui internet, diharapkan realisasi investasi Singapura di Indonesia terus bertambah di tahun-tahun mendatang.

WeKode akan menjadi sekolah coding RI-Singapura pertama yang rencananya akan didirikan di Indonesia. Jocelyn Luhur, selaku CEO PT RISING Innovation Ventures, menyatakan bahwa minat kaum milennial di bidang coding ini sangat tinggi, begitu juga permintaan pasar bagi coder

“Kami berusaha menjembatani kebutuhan tersebut, dan kami yakin dengan didukung silabus dan program yang bagus dari Singapura, WeKode Coding School dapat menciptakan talenta-talenta yang handal dan siap pakai bagi pelaku industri digital," ujarnya.

Selain pendirian coding school, WeKode sekali lagi bekerja sama dengan SGFintech Pte Ltd, untuk mendirikan co-working space yang didesain khusus untuk menjadi inkubator-inkubator technopreneurs bagi usaha rintisan (startup) Indonesia. 

Presiden Direktur SGFintech Pte Ltd, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fintech Singapura, Hock Lai, menyatakan, coding school harus didukung dengan pembangunan co-working space guna terciptanya ekosistem yang memadai.  "Untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi digital, kita harus menciptakan talenta yang handal dan ekosistem yang akan mendukung terciptanya unicorn-unicorn baru di Indonesia," katanya.***

Bagikan: