Pikiran Rakyat
USD Jual 14.635,00 Beli 14.335,00 | Umumnya berawan, 22.2 ° C

Penumpang Pesawat Mulai Beralih ke Transportasi Darat

Tia Dwitiani Komalasari
Petugas bandara memandu pesawat udara setelah mendarati di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (24/1/2019). Data PT Angkasa Pura II, sejak kenaikan harga tiket dan pemberlakuan bagasi berbayar, jumlah penumpang pesawat udara di bandara tersebut berkurang hingga 3.000 orang per hari, bahkan 467 penerbangan dibatalkan sejak tanggal 1 hingga 21 Januari 2019 akibat sepi penumpang.*/ANTARA
Petugas bandara memandu pesawat udara setelah mendarati di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (24/1/2019). Data PT Angkasa Pura II, sejak kenaikan harga tiket dan pemberlakuan bagasi berbayar, jumlah penumpang pesawat udara di bandara tersebut berkurang hingga 3.000 orang per hari, bahkan 467 penerbangan dibatalkan sejak tanggal 1 hingga 21 Januari 2019 akibat sepi penumpang.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Jumlah pengguna transportasi angkutan udara untuk penerbangan domestik pada Januari 2019 mengalami penurunan ‎16,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan bagasi berbayar yang ditetapkan beberapa maskapai.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang penerbangan domestik pada Januari 2019 mencapai 6,66 juta orang. Angka itu lebih kecil dari Desember 2018 sebesar 7,93 juta orang. 

Jumlah itu juga menurun 12,55 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, yaitu sebesar 7,61 juta orang.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS‎ Yunita Rusanti mengatakan, penurunan jumlah penumpang terjadi di bandara Soekarno Hatta sebesar 23,31 persen, Bandara Juanda Surabaya turun 12,74 persen, Bandara Ngurah Rai Bali turun 9,9 persen, dan Bandara Hasanudi Makasar turun 6,55 persen. Menurut dia, kebijakan bagasi berbayar yang ditetapkan beberapa maskapai mempengaruhi penurunan tersebut. 

Yunita melanjutkan, kebijakan tersebut memberikan dampak lebih besar pada penerbangan domestik. "Karena ini lebih ke domestik, makanya terkait dengan angkutan udara domestik," ujarnya.

Dia mengatakan, terdapat juga indikasi perpindahan dari moda angkutan udara ke angkutan darat. Selain kebijakan bagasi, hal itu dipengaruhi oleh pembukaan jalur tol. 

"Dengan adanya tol dari Jakarta ke Surabaya saja sudah membuka peluang bagi angkutan darat. Apalagi ditambah angkutan udara sekarang tarifnya menjadi naik," kata Yunita.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari 2019 mencapai 1,16 juta orang. Realisasi tersebut setara dengan 5,8 persen dari 20 juta orang target kunjungan wisman yang ditetapkan peme‎rintah tahun 2019. 

Sebelumnya Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan tren kenaikan angkutan darat memang terlihat sejak adanya kenaikan tarif angkutan udara. "Misalnya saja jalur Jakarta-Solo, itu mengalami peningkatan bulan kemarin," katanya.

Dia mengatakan, hal itu dipengaruhi juga oleh pembukaan jalan tol. Meskipun demikian, dia belum bisa memberikan angka pasti mengenai ‎kenaikan jumlah penumpang tersebut.***

Bagikan: