Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Yang Bisa Dipelajari dari Kasus Korban Aplikasi Pinjaman Online

Advertorial
DOK KREDIVO.*
DOK KREDIVO.*

Beberapa hari lalu, media kembali ramai dengan berita mengenai kasus pinjaman online. Kali ini seorang sopir taksi ditemukan tewas gantung diri. Berdasarkan surat wasiat yang ditinggalkannya, penyebab ia bunuh diri adalah karena terjerat utang aplikasi pinjam online.

Berita mengenai pinjaman online yang memakan korban memang bukan baru sekali dua kali dibicarakan. Bunga dan biaya denda yang terlampau tinggi kerap membuat nasabah pinjaman online harus membayar kembali utang dengan jumlah yang tak masuk akal.

Parahnya lagi, tak jarang yang mendapatkan perlakuan kurang baik dari penagih utang. Dari sekian banyak aduan korban pinjaman online, permasalahannya tak pernah jauh dari sejumlah hal tersebut.

Apakah aplikasi pinjam online benar sebegitu menyeramkan seperti yang diberitakan? Bagaimana cara meminimalisasi risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut ketika bertransaksi dengan aplikasi pinjaman online? Berikut sejumlah hal yang perlu diketahui.
 

Tak semua aplikasi pinjam online berbahaya

Aplikasi pinjam uang online bisa sangat membantu kita dalam memenuhi kebutuhan finansial. Namun melihat pemberitaan buruk seperti di atas, mungkin banyak dari kamu yang ragu untuk menggunakan jasa mereka.

Padahal, satu hal yang perlu diketahui, tak semua pinjaman online berbahaya atau berisiko. Bahkan pemerintah sudah punya Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengontrol dan pengawas lembaga peminjaman online.
 

Pilih lembaga pinjaman online yang terdaftar resmi di OJK

Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk meminjam uang online dengan aman. Tugas kita adalah memilih dengan cermat aplikasi pinjaman online yang terjamin keamanannya dan minim risiko. Jangan asal mengajukan pinjaman sebelum mengecek daftar perusahaan pinjaman online pada situs resmi OJK.

Sebab, sebelum memberikan izin, OJK telah melakukan pengecekan keamanan yang harus melewati proses panjang terlebih dahulu.

Perusahaan fintech pinjaman online yang terdaftar di dalamnya bisa dibilang jauh lebih aman dibandingkan dengan yang tidak terdaftar. Salah satu lembaga pinjaman online yang resmi terdaftar pada OJK adalah Kredivo.

Pastikan aplikasi pinjam online yang dipilih memberikan informasi secara transparan

Selain mengecek izin OJK, kamu juga perlu memilih fintech yang menginformasikan bunga serta seluruh biaya tambahan di dalamnya secara transparan. Dari banyak kasus yang terjadi, kebanyakan korban asal memilih lembaga pinjaman online tanpa memperhatikan bunga dengan jeli.

Hal inilah yang kerap membuat jumlah tagihan melambung tinggi dari yang seharusnya dibayarkan.

Fintech yang aman seharusnya memberikan simulasi pinjaman di awal sebelum nasabah menyetujui persetujuan pinjaman. Salah satu aplikasi pinjam online yang menerapkan cara ini adalah Kredivo.
 

Perhatikan kembali kebijakan privasi dan kebijakan keamanannya

Banyak orang yang mengeluh akan data pribadi yang disebarluaskan oleh karyawan perusahaan kredit online. Bukan hanya disebarluaskan, bahkan mereka bisa mengakses daftar kontak yang terdapat pada ponsel nasabah, dan menghubungi orang-orang tersebut.

Mengakses data nasabah sangat wajar dilakukan, terutama untuk melakukan proses verifikasi. Apalagi di awal proses pengajuan, setiap aplikasi akan meminta persetujuan nasabah untuk melakukan akses data. Apabila kamu memberikan izin, maka sistem pada aplikasi otomatis dapat membaca data pribadimu.

Maka dari itu ketika memutuskan menggunakan jasa pinjaman online, kamu perlu lebih jeli dalam membaca bagian Kebijakan Privasi, Kebijakan Keamanan, dan segala informasi yang berkaitan dengan bagaimana lembaga tersebut mengelola data nasabahnya. Yang pasti, pihak lembaga peminjam juga tidak diperbolehkan untuk menyebarluaskan datamu yang mereka akses, ataupun untuk melakukan penagihan yang tidak beretika.
 

Jadi, apakah meminjam di aplikasi pinjaman online sudah dipastikan aman?

Tentu saja semuanya tergantung dari pinjaman online yang kamu pilih. Yang perlu diketahui, jangan mudah tergiur oleh pinjaman yang memberi iming-iming kecepatan, tanpa kamu teliti terlebih dahulu sebelumnya. Perhitungkan juga kemampuan cicilanmu untuk menghindari
jeratan utang berlipat-lipat.
 

Kredivo, layanan pinjaman online terpecaya dengan bunga rendah dan limit besar 

Kredivo merupakan layanan pinjaman online yang memberikan limit kredit mencapai Rp 30.000.000, yang bisa digunakan untuk belanja di 200+ e-commerce rekanan Kredivo, dan dicairkan dalam bentuk dana tunai.

Transaksi di Kredivo terjamin keamanannya, karena Kredivo telah terdaftar di OJK dan menggunakan sistem enkripsi yang melindungi seluruh data nasabah.***

Bagikan: