Pikiran Rakyat
USD Jual 14.289,00 Beli 14.191,00 | Langit umumnya cerah, 24.8 ° C

Bawa Miliaran Dolar AS, Grab Siap Investasi Mobil Listrik di Indonesia

Tia Dwitiani Komalasari
MOBIL listrik mengisi daya di garasi parkir University of California, Irvine 26 Januari 2015.*/REUTERS
MOBIL listrik mengisi daya di garasi parkir University of California, Irvine 26 Januari 2015.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Grab Indonesia telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan‎, Selasa 19 Februari 2019. Pertemuan tersebut membahas kemajuan program percobaan mobil listrik yang dilakukan di Singapura.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, mengatakan pihaknya mendukung pemerintah Indonesia untuk mendorong implementasi teknologi mobil listrik. "Kami ingin bekerja sama dengan pemangku kepentingan di berbagai negara," ujar Ridzki melalui siaran pers yag disampaikan, Jumat 22 Februari 2019.

Ia berharap, “Program dan kebijakan yang dibuat, dapat mendukung masuknya teknologi mobil listrik sebagai salah satu pilihan transportasi masyarakat.” Dia mengakui, pihaknya akan meningkatkan investasi di Indonesia tahun ini.

Meskipun demikian, dia tidak menjelaskan lebih rinci mengenai rencana investasi tersebut. "Kami memang akan meningkatkan jumlah investasi di Indonesia tahun ini. Kami juga menyambut baik dialog yang positif dengan Bapak Menteri Luhut," kata Ridzki.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan dirinya sudah bertemu dengan Hyundai, Grab dan Softbank. Tiga perusahaan tersebut akan melakukan investasi di bidang mobil listrik dalam jumlah besar.

"Jadi kemarin, Grab datang. Mereka mau bawa miliaran Dolar AS untuk investasi mobil listrik di Indonesia," ujar Luhut Binsar Panjaitan.

Sementara Hyundai sudah menyatakan akan melakukan investasi 1 miliar Dolar AS untuk pengembangan mobil listrik. Namun Luhut Binsar Panjaitan belum bisa memastikan kapan investasi itu bisa direalisasikan. 

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportaso dan Elektronika‎ Kementrian Perindustrian, Harjanto, mengatakan pemerintah menargetkan populasi mobil listrik mencapai 20 persen dari total 2 juta unit mobil yang diproduksi dalam negeri pada tahun 2025. Selain itu, Kementrian Perindustrian juga menargetkan produksi motor listrik sebanyak 2 juta unit di tahun yang sama.

"Langkah strategis sudah disiapkan secara bertahap. Kita berharap bisa menuju produksi mobil dan sepeda motor listrik yang berdasa saing di pasar domestik maupun ekspor," ujar Harjanto.***

Bagikan: