Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 13.985,00 | Sedikit awan, 21.1 ° C

Harga BBM Turun Hingga Rp 800 per Liter Mulai 10 Februari 2019

Ai Rika Rachmawati
PENGISIAN pengisian bahan bakar minyak jenis pertamax di salah satu SPBU di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu 8 Desember 2018.*/ANTARA
PENGISIAN pengisian bahan bakar minyak jenis pertamax di salah satu SPBU di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu 8 Desember 2018.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat (WIT, WITA dan WIB). Besaran penurunan harga BBM bervariasi sampai dengan Rp 800/liter.

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas'ud Khamid menjelaskan, sesuai ketentuan Pemerintah, sebagai badan usaha hilir Migas, Pertamina tunduk pada mekanisme penentuan harga dengan mempertimbangkan dua faktor utama yakni harga minyak mentah dan nilai tukar Rupiah.

“Komponen utama penentu harga bersifat fluktuatif sehingga kami terus melakukan evaluasi terhadap harga jual BBM,” kata Mas'ud Khamid.

Mas'ud Khamid mengatakan, penyesuaian harga bervariasi untuk produk-produk BBM yang dijual Pertamina. Untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200/liter atau turun Rp 800/liter.

Pertamax disesuaikan dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850/liter, turun Rp 350/liter.

Dexlite disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200/liter, turun Rp 100/liter.

Dex disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700/liter, turun Rp 50/liter.

Pertalite tetap Rp 7.650/liter.

Penyelarasan harga premium

Pertamina juga melakukan penyelerasan harga Premium (BBM Khusus Penugasan di wilayah Jawa, Madura, dan Bali) menjadi Rp 6.450 per liter sehingga sama dengan harga di luar Jawa, Madura, Bali.

Harga BBM di beberapa wilayah berbeda karena adanya pemberlakuan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda untuk setiap wilayah.

Semua harga BBM tersebut, menurut Mas'ud Khamid, sesuai dengan peraturan Pemerintah yang mengatur harga BBM Jenis Bahan Bakar Minyak Umum sebesar minimal 5% dan maksimal 10% dari harga dasar.

Dengan adanya penyesuaian harga tersebut, ia berharap loyalitas  masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina akan semakin meningkat.

Penurunan harga, menurut dia, juga sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat menggunakan produk-produk BBM berkualitas.***

Bagikan: