Pikiran Rakyat
USD Jual 14.365,00 Beli 14.065,00 | Berawan, 19.7 ° C

Pasar Modal Indonesia Mayoritas Dipegang Investor Milenial

Tia Dwitiani Komalasari
PENGUNJUNG beraktivitas di dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (20/12/2018).*/ANTARA
PENGUNJUNG beraktivitas di dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (20/12/2018).*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Pertumbuhan jumlah single investor identification (SID) mencapai 44,06 persen, atau bertambah menjadi 1,6 juta SID sepanjang tahun 2018. Jumlah SID terebut didominasi oleh generasi milenial.

"Jumlah tersebut merupakan jumlah SID yang terkonsolodasi terdiri dari investor saham, surat utang, reksa dana, surat berhraga negara (SBN), dan efek lain yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)," ucap  ‎Direktur Utama KESI, Friderica Widyasari Dewi, saat konferensi pers di Jakarta, Kamis 27 Desember 2018.

Dia mengatakan, jumlah SID terus mengalami pertumbuhan yang pesat di setiap tahunnya. Pada 2017, jumlah SDI mencapai 1,12 juta atau naik 25,56 persen jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebelumnya.

Berdasarkan data KSEI, ‎jumlah SID tersebut sebagian besar dimiliki oleh investor milenial, yaitu di bawah usia 30 tahun atau 39,72 persen dan usia 31-40 tahun sebesar 25,34 persen. Sementara kelompok usia lainnya, yaitu 41-50 tahun (18,69 persen), 51-60 tahun (10,69 persen), dan di atas 60 tahun sebesar 5,56 persen.

"Ini cukup menggembirakan di mana generasi milenial merupakan peminat yang terbesar. Sementara untuk jenis kelamin, jumlah pria hampir 60 persen, sementara wanita 40 persen,” ujar Federica. 

Federica menambahkan, dirinya tidak bisa memasang target jumlah SID tahun depan, sebab jumlah SID tersebut merupakan hasil kerja sama semua pihak termasuk Bursa Efek Indonesia. "Termasuk di antaranya broker‎, semua bekerja sama," kata Federica.

Sementara total aset yang tercatat per tanggal 26 Desember 2018 mencapai Rp 4.149 triliun. Federica menyebut kepemilikan tersebut didominasi kepemilikan lokal sebesar 54,17 persen.

Di tempat yang sama, Direktur KSEI Supranoto Prajogo mengatakan, pihaknya akan melakukan pembaruan fasilitas akses next generation. Rencananya, tambah Prajogo, pembaruan ini akan diimplementasikan tahun depan.

Dia mengatakan, pembaruan tersebut dilakukan untuk ‎menambah jumlah login dari SID. "Pembaruan tersebut meliputi login dengan menggunakan alamat email. Selain itu, pengguna Akses Next G pun tidak terbatas pada investor saja melainkan juga masyarakat umum," ucap Prajogo.***

 

Bagikan: