Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Sebagian cerah, 23 ° C

Enam Produk Unggulan Kota Bandung Hadir di "Weekend Market" Cirebon

Eriyanti Nurmala Dewi
KETUA Dekranasda Kota Bandung, Siti Muntamah Oded (kiri) melihat-lihat produk yang ditampilkan pada Week End Market di Cirebon, 7-8 Desember 2018.*
KETUA Dekranasda Kota Bandung, Siti Muntamah Oded (kiri) melihat-lihat produk yang ditampilkan pada Week End Market di Cirebon, 7-8 Desember 2018.*
BANDUNG, (PR),- Enam produk unggulan Kota Bandung unjuk gigi di Weekend Market di Trans Studio Mini Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusomo Kota Cirebon, Jumat-Sabtu 7-8 Desember 2018. Produk hasil kurasi ketat tim Dekranasda Kota Bandung itu juga merupakan peserta pada "Dekranasda Jabar Award". Dalam keterangan yang disampaikan Humas Pemkot Bandung disebutkan, Weekend Market merupakan ajang pameran produk kerajinan daerah yang digagas oleh Dekranasda Provinsi Jabar. Acara tersebut merupakan rangkaian dari Musyawarah Daerah Dekranasda Provinsi Jawa Barat. Enam produk Kota Bandung tersebut yaitu Pandora Box, Mangsikelir, Monalisa, Little Rose, Batik Hasan, dan Batik Nyere. Setiap perajin memiliki keunggulan tersendiri yang inovatif khas Kota Bandung.

Pandora Box, misalnya, merupakan kotak bambu yang dikemas dengan hiasan bordir dan bunga patrakomala. Produk ini mengambil filosofi pohon bambu yang banyak tersebar di Jawa Barat, yang kuat akar dan batangnya. Hal itu menyimbolkan kekuatan dan keteguhan prinsip di tengah perkembangan zaman. Lain halnya dengan Batik Hasan yang merupakan batik dengan unsur akademis dan Batik Nyere yang inovatif karena menggunakan media sapu lidi sebagai alat pembuatan batiknya.

Ketua Dekranasda Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengungkapkan, produk-produk tersebut merupakan hasil proses kurasi yang panjang oleh para pakar. Berbagai aspek menjadi penilaian, mulai dari kreativitas, originalitas, hingga filosofi. "Alhamdulillah kita menghadirkan enam produk unggulan yang Insya Allah semoga bisa menang karena keunikannya, original dan tentu ada narasi dari setiap produk yang kita ikutkan," ungkap Siti yang lebih akrab disapa Umi.

Menurutnya, keikutsertaan Kota Bandung dalam ajang semacam ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terhadap aktivitas kreatif masyarakat. Sebisa mungkin, Kota Bandung selalu hadir dalam ajang aktivasi kreativitas untuk meneguhkan eksistensi Bandung sebagai Kota Kreatif. "Ini tentu saja bagaimana Kota Bandung memberikan fasilitas kepada kreativitas warga yang perlu diapresiasi dan perlu mendapatkan satu penghargaan di tingkat Jawa Barat," imbuh Umi.

Istri orang nomor satu di Kota Bandung itu pun berharap kegiatan Weekend Market bisa dilaksanakan secara reguler untuk memperluas potensi pasar kerajinan, tak hanya di Kota Bandung tetapi juga di wilayah lain. "Saya berharap kegiatan seperti ini hadir secara periodik sehingga produk Kota Bandung mampu tampil di Jabar dan menjadi produk yang terkreatif," katanya. ***
Bagikan: