Pikiran Rakyat
USD Jual 14.370,00 Beli 14.070,00 | Berawan, 22.5 ° C

Produk Olahan Pertanian di Jawa Barat Melimpah tapi Belum Berkualitas

Abdul Muhaemin
WARGA memlilih produk olahan pertanian dalam acara Gelar Produk Tani di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hirtikultura Jawa Barat, Jumat 7 Desember 2018. Acara tersebut diadakan sebulan sekali untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang produk-produk olahan petani di Jawa Barat.*
WARGA memlilih produk olahan pertanian dalam acara Gelar Produk Tani di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hirtikultura Jawa Barat, Jumat 7 Desember 2018. Acara tersebut diadakan sebulan sekali untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang produk-produk olahan petani di Jawa Barat.*

BANDUNG, (PR).- Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki produk pertanian unggul dan berdaya saing tinggi. Guna meningkatkan produksi pertanian yang unggul dan bisa merambah pasar internasional, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat melakukan upaya pembinaan serta memberdayakan para petani agar bisa menciptakan produk tani dengan kualitas unggulan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat Hendi Jatnika mengatakan, produk pertanian Jawa Barat sudah banyak, tetapi produk yang banyak belum tentu berkualitas dan bermutu. Sehingga, perlu dilakukan pembinaan serta pemberdayaan para petani untuk menciptakan produk yang banyak dan bermutu.

“Jawa Barat, arah ke depannya, tidak hanya banyak dan cukup, tapi produk Jawa Barat diarahkan lebih bagus dan bermutu. Bermutu dari kualitasnya dan dari keberlanjutannya. Seperti sekarang, yang menanam buah banyak, yang menanam pisang banyak, produknya banyak, tapi kami arahkan ke depan, selain banyak, mutunya harus bagus, harus bisa masuk pasar modern dan pasar ekspor,” ujarnya di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, Jalan Surapati, Jumat 7 Desember 2018.

Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk pertanian yang unggul, bermutu, dan memiliki daya saing, Hendi Jatnika menuturkan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat terus melakukan berbagai upaya, di antaranya dengan melakukan pembinaan dan pemberdayaan para petani serta melakukan sertifikasi terhadap perkebunan yang memiliki produk untuk ekspor.

Inovasikan dengan kearifan lokal



Dalam menciptakan produk pertanian unggulan dan disukasi banyak orang, Ifah Sarifah, salah seorang anggota Aspartani (Asosiasi Pasar Tani) mengatakan perlu adanya inovasi kekinian dalam menciptakan produk yang bisa dinikmati serta disukai oleh banyak orang, salah satunya dengan melakukan inovasi produk yang dipadukan dengan budaya setempat.

“Bagaimana produk kita disukai banyak orang. Jadi, kita harus melakukan inovasi pada olahannya, seperti opak yang dikombinasikan dengan teh putih,” katanya di acara Gelar Produk Tani yang diadakan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat.

Ifah Sarifah mengatakan, produk pertanian yang menjadi olahan andalannya telah merambah pasar internasional dengan diekspor ke berbagai negara seperti Korea, Singapura, dan Malaysia.

Terkait upaya pengembangan produk olahan pertanian, dia menilai, sejauh ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memberikan kemudahan kepada para petani untuk mengembangkan produk-produk yang dihasilkan dan berkualitas.***

Bagikan: